
Global Rise TV
(Serang) – Pada Juni 2026, BAZNAS Provinsi Banten menyalurkan santunan pendidikan bagi 1000 penerima manfaat. Bantuan ini disalurkan kepada prioritas anak yatim Piatu ,ke beberapa kabupataen dan kota di wilayah provinsi banten untuk meringankan beban biaya sekolah para pelajar. Namun sangat di sayangkan diduga penyalurannya tidak tepat sasaran.
Amin Nazili S.Pd. Salah satu aktivis pemerhati kebijakan dari Serang selatan., sangat menyayangkan dengan adanya Penyaluran Bantuan yang tidak tepat sasaran dan diduga adanya nepotisme.
“Ketika amin menyampaikan keluhan dan usulan kepada ust. Muhyidin sebagai orang yang mengumpulkan berkas dan beliau juga sebagai ketua MWC NU Kec. Petir, responnya saling lempar kepada pihak lain.
Dia menambahkan
Dari data tiap kecamatan tidak mewakili semua wilayah, sekolah, ponpes atau panti asuhan melainkan seolah di akomodir oleh satu atau doa orang saja,
“masa iya hanya beberapa kecamatan yang dapet nya, sementara ada beberapa kecamatan yang tidak mendapatkan sama sekali.seperti kecamatan cikeusal dan pamarayan tidak ada sama sekali. Bahkan Kecamatan Tunjung Teja dari 19 anak yg didata 16 anak diantaranya dari satu sekolah saja,” Pungkasnya dengan Ber api api.
Sementara itu Ustadz Muhiydin Selaku Ketua MWC NU Kecamatan Petir .Sa,at di Konfirmasi Melalui Pesan Whatshap (WA)
Dia menjelaskan bahwa pendataan Santunan Yatim untuk Kabupaten Serang hanya mendapatkan 100 orang saja kuotanya dan saya hanya di berikan dua hari untuk pendataan penerima manfaatnya., sehingga saya pun hanya mengubungi melalui beberpa koordinator di tiap tiap kecamatan untuk mengirimkan datanya agar:
- Mengumpukan kartu KK anak tersebut
- Memastikan ke kecamatan agar tidak dobel data sama yg di kecamatan
Dan harap lampirkan data :
Foto copy Kartu keluarga
Foto copy ktp orang tua yang ada
diserahkan ke ustadz. Muhyidin Kecamatan Petir paling lambat Besok (Hari Kamis)
Sampai berita ini di terbitkan kami masih mencoba menghubungi pihak pihak terkait.
Red.

