
Global Rise Tv (Lebak-Banten),,Sabtu 18 April 2026-Momentum pemilihan ketua PGRI se kecamatan Wanasalam seharusnya menjadi ajang mempererat kebersamaan. Bukan justru menciptakan sekat-sekat di antara sesama.
Hal tersebut disampaikan oleh Apit Ikhsan Maulana, yang merupakan seorang guru dari SMKN 1 Wanasalam ia menegaskan bahwa semangat utama dalam proses ini adalah persatuan dan solidaritas Demi kemajuan organisasi serta peningkatan kualitas pendidikan.
Menurut Apit Ikhsan Maulana, ini adalah hal yang wajar dalam demokrasi namun jangan sampai menimbulkan perpecahan. PGRI merupakan wadah profesi guru, yang seharusnya menjadi ruang yang inklusif, harmonis dan saling mendukung.”ujar nya.
” terlihat situasi dalam pemilihan ini guru SMK/ SMA tak dapat undangan dalam pemilihan ketua PGRI kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, yang digelar dan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026.
Dalam pemilihan ketua PGRI Guru SMK dan SMA yang tidak mendapat undangan ini menimbulkan tanda tanya besar, menilai bahwa kondisi tersebut berpotensi mengurangi semangat kebersamaan di tubuh organisasi.
Menurutnya, PGRI sebagai wadah profesi seharusnya mengedepankan prinsif eksklusivitas dan merangkul seluruh jenjang pendidikan tanpa terkecuali. Dengan tidak dilibatkannya sebagian guru dapat menimbulkan adanya pengkotakan yang bertentangan dengan semangat persatuan yang sudah dijunjung tinggi.
PGRI sebagai wadah profesi guru harus berdiri di atas semua golongan jangan sampai momentum ini dijadikan kepentingan sekelompok orang karena PGRI adalah milik bersama seluruh guru.
Apit Ihsan Maulana berharap Ke depan seluruh proses pemilihan dapat dilaksanakan secara inklusif transparan dan melibatkan semua unsur guru baik dari jenjang SD /SMP hingga SMA/SMK sehingga semangat persatuan benar-benar bisa terwujud,”Tutupnya.
Deny afrianto_LitBang Redaksi Global Rise Tv.

