
Global Rise TV (Pandeglang Banten) -Kondisi jalan penghubung antar kampung di Kp. Cikadongdong RT 003 RW 005, Desa Katumbiri, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang memprihatinkan. Jalan tanah yang juga dilalui kendaraan operasional PT Indosilk Pratama dan PT Globalindo Agro Lestari / PT GAL ini rusak parah. Saat musim hujan jalannya berlumpur dan licin, saat kemarau debunya beterbangan, Rabu: 22-07-2026.
Pantauan di lapangan, jalan tersebut setiap hari dilalui warga menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk beraktivitas. Namun karena minim perbaikan, akses warga menjadi sulit dan rawan kecelakaan.
“Kami , tiap hari lewat sini. Kalau hujan licin, kalau kemarau debunya masuk rumah. Kami berharap perusahaan dan pemerintah bisa bantu perbaiki,” ujar salah satu warga Kp. Cikadongdong, Rio.”Rabu 22 juli 2026,
Warga pun mempertanyakan realisasi Corporate Social Responsibility / CSR dari PT Indosilk Pratama dan PT Globalindo Agro Lestari yang lahannya berada di Desa Katumbiri.
Dasar Hukum
Sesuai UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 74, setiap Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Pelaksanaan CSR juga diatur dalam PP No. 47 Tahun 2012 yang dianggarkan sebagai biaya Perseroan.
Gabungnya Wartawan Indonesia / GWI Pandeglang- mendorong PT Indosilk Pratama dan PT Globalindo Agro Lestari untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Katumbiri, Kecamatan Cigeulis, dan warga sekitar guna mencari solusi perbaikan jalan tersebut.
“Kami mengajak perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Infrastruktur yang layak adalah hak warga dan bentuk kepedulian perusahaan. Jalan adalah alat vital untuk mendorong kemajuan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas,” tegas perwakilan GWI, m Sutisna.
GWI juga berharap Pemkab Pandeglang melalui dinas terkait memfasilitasi agar program CSR perusahaan bisa tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Yusril Mahendra.

