Dugaan Kendali Narkotika dari Balik Jeruji: Narapidana di Lapas Narkoba Pangkalpinang Disinyalir Masih Leluasa Beraksi

Global Rise TV (PANGKALPINANG)-Senin [26-4-2026] – Komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang dalam memberantas peredaran gelap narkoba kini tengah dipertanyakan. Muncul dugaan kuat adanya seorang narapidana berinisial HEN, penghuni Kamar DA 6, yang disinyalir masih mampu mengendalikan peredaran narkotika dari dalam sel tanpa terdeteksi oleh petugas sipir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, HEN—yang diketahui berasal dari Sampur dan dijadwalkan bebas tahun ini—diduga memanfaatkan akses komunikasi terlarang untuk memerintahkan jaringan di luar lapas. Mirisnya, HEN disebut-sebut sengaja “menumbalkan” anak buahnya sendiri untuk menyelamatkan posisi pribadinya.
Informasi ini diperkuat dengan adanya bukti percakapan berupa pesan singkat (chat) dan rekaman suara (Voice Note/VN) antara HEN dengan pihak luar.

Dalam percakapan tersebut, terungkap instruksi pembuangan barang bukti (“bahan”) serta klaim bahwa dirinya telah melakukan upaya “kondisi” atau “86” dengan pihak-pihak tertentu untuk memastikan namanya tetap bersih dari pantauan aparat.

Kondisi ini menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat mengenai integritas pengawasan di dalam lapas.

Apakah pihak sipir kecolongan, atau justru ada indikasi pembiaran terhadap aktivitas narapidana yang tengah mengajukan Pembebasan Bersyarat (PB) tersebut?Padahal sebelumnya, Kalapas Narkotika Pangkalpinang, Novriadi, telah mengeluarkan pernyataan tegas mengenai komitmen jajarannya dalam menjaga sterilitas lembaga pemasyarakatan.

“Kami berkomitmen penuh melawan penyalahgunaan handphone, narkoba, miras, sajam, serta barang terlarang lainnya,” tegas Novriadi saat dikonfirmasi oleh redaksi BN16BANGKA, Rabu (1/4/2026).

Namun, fakta di lapangan melalui bukti-bukti komunikasi digital yang beredar menunjukkan adanya celah besar dalam pengawasan tersebut.

Jika benar HEN masih mampu mengoperasikan jaringan narkoba dari Kamar DA 6, maka pernyataan “Zero HALINAR” (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang didengungkan pihak Lapas patut diuji kembali.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi terus berupaya melakukan verifikasi lebih lanjut kepada pihak terkait guna memastikan kebenaran dugaan pengendalian narkoba ini, serta menanti langkah konkret dari Kantor Wilayah Kemenkumham Bangka Belitung untuk menyikapi temuan ini secara serius.

BN16 BANGKA – #GlobalRiseTV :

Mega Lestari ✍️

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles