
Global Rise TV (Serang)–Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan langsung penghargaan dan hadiah bagi para wajib pajak pada Anugerah Pajak Daerah Kabupaten Serang Tahun 2026 di Swiss-Belinn Modern Cikande pada Selasa, 12 Mei 2026 malam. Anugerah pajak yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini memberikan 2 kategori, yakni wajib pajak patuh dan wajib pajak yang memberikan kontribusi atau pajak yang besar.

“Kami memberikan penghargaan Anugerah Pajak Daerah bagi wajib pajak. Ini merupakan salah satu ikhtiar kami untuk membangun kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para wajib pajak. Maka saya ucapkan selamat kepada wajib pajak yang mendapatkan penghargaan di malam ini,” ujarnya kepada wartawan.

Dikatakan Ratu Zakiyah, sapaan Ratu Rachmatuzakiyah, bahwa apa yang sudah dibayarkan sebagai kewajiban oleh para wajib pajak pastinya bermanfaat bagi warga masyarakat Kabupaten Serang. “Sudah kami paparkan penerimaan dari pajak itu, tentu sudah kami salurkan dan didistribusikan untuk pembangunan di daerah, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun pelayanan lainnya,” katanya.
Adapun realisasi pencapaian pajak kemudian kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk pelayanan dan peningkatan kualitas hidup. Sebut Ratu Zakiyah, pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul dan inklusif meliputi sektor pendidikan, sektor kesehatan, gizi, dan stunting, serta sektor sosial.
Kemudian pembangunan infrastruktur, konektivitas, dan lingkungan meliputi sektor infrastruktur, sektor permukiman, dan sektor persampahan. Dilanjut penguatan ketenagakerjaan dan ekonomi lokal, yaitu sektor ketenagakerjaan dan ekonomi, serta sektor digitalisasi.
“Sektor digitalisasi, kita membuka akses informasi dengan penyediaan internet gratis di ruang publik seperti Situ Cikande, Alun-Alun Kramatwatu, dan PIP Anyar. Kami juga mengimplementasikan pembayaran QRIS, virtual account, dan e-SPPT berteknologi QR Code yang memungkinkan pengecekan keabsahan secara mandiri oleh masyarakat,” paparnya.

Menurut Ratu Zakiyah, penerimaan pajak sejauh ini berjalan baik karena ia meyakini Bapenda yang dipimpin Lalu Farha Nugraha sudah banyak melakukan hal luar biasa, baik terkait program mobil keliling dan Bapenda Menyapa, maupun melalui digitalisasi. “Jadi tidak ada alasan untuk sulit membayar pajak,” tegasnya.
Oleh karena itu, Ratu Zakiyah mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun kebersamaan karena Kabupaten Serang ini milik bersama. “Jadi pajak ini pastinya diperuntukkan dari kita, oleh kita, dan untuk kita semua, dan pembangunan wilayah kita, Kabupaten Serang,” tandasnya.

Sedangkan untuk target penerimaan pajak daerah Tahun 2026, Ratu Zakiyah menambahkan, ditetapkan sebesar Rp796,8 miliar. Adapun untuk capaian pada triwulan 1 sudah melampaui target. “Jadi saya meyakini, Insya Allah di akhir tahun 2026 kita bisa mencapai target penerimaan pajak yang kita inginkan, yaitu Rp796,8 miliar,” tuturnya.
Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Lalu Farha Nugraha mengatakan, upaya pencapaian target dilakukan melalui beberapa program inovasi untuk mempermudah para wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak, di antaranya SANJUNG atau Door to Door, Mobil Keliling (Moling), Warung BPHTB, dan Bapenda Menyapa.

Di inovasi Bapenda Menyapa, pihaknya ingin memberikan kontribusi kepada para pengusaha hotel, restoran, dan hiburan yang selama ini melakukan pembayaran pajak. Maka, pihaknya saat ini berbuat untuk mensosialisasikan dan mempromosikan usahanya melalui media sosial agar dapat meningkatkan capaian atau hunian di masing-masing hotel, restoran, dan tempat hiburan.
“Di Kabupaten Serang, hotel dan tempat hiburan dengan nama-nama yang kita promosikan itu mudah-mudahan harapannya berdampak pada okupansi yang tinggi, supaya dapat memberikan kontribusi yang lebih lagi untuk Pemerintah Kabupaten Serang,” ujarnya.

Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Serang, pejabat eselon 2 dan para camat di lingkungan Pemkab Serang, pejabat BUMD Kabupaten Serang, serta puluhan wajib pajak. Pada momen tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dan beasiswa pendidikan.
(A,oman)

