
Global Rise TV (Serang) -Yayasan Pembinaan Pendidikan Islam (YPPI) Al-Husen Tunjung Teja menggelar acara tasyakuran dan pelepasan siswa Kelas IX MTs serta Kelas XII SMA dan SMK Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Teruskan Perjuangan Menghapi Dunia Nyata dengan Diiringi Doa Orang Tua dan Doa Guru”.10 juni 2026
​Rangkaian acara dimeriahkan oleh berbagai penampilan kreativitas dari siswa-siswi. Tidak hanya itu, pihak sekolah juga memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada para siswa yang berhasil meraih predikat juara umum terbaik.
Pembina YPPI Al-Husen, Dr. H. Ahmad,hidir M.Si., yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten/Provinsi [Sesuaikan Tingkatannya] dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), menyampaikan rasa bangga dan harunya atas kekompakan panitia serta antusiasme wali murid.

​”Saya sebagai pembina turut bangga dan terharu atas kekompakan para panitia dan wali murid yang sangat antusias menyukseskan acara ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Ahmad hidir di sela-sela kegiatan.
​Ahmad hidir juga menegaskan komitmen YPPI Al-Husen dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan. Sebagai sekolah swasta di Kecamatan Tunjung Teja, Al-Husen hadir memberikan akses pendidikan tanpa pungutan biaya apa pun bagi para siswa.
​”Sekolah Al-Husen ini membantu pemerintah daerah dalam bidang pendidikan. Kami tidak memungut biaya seperti SPP, ujian semester, hingga baju jurusan. Semuanya gratis,” lanjutnya.
​Harapan Madrasah dan Kesan Alumni
​Di tempat yang sama, Kepala MTs Al-Husen, Sopian, S.Pd., berharap kehadiran yayasan ini dapat terus memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam menuntaskan wajib belajar.
“Mudah-mudahan masyarakat Kecamatan Tunjung Teja dan sekitarnya bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk menyekolahkan putra-putrinya di MTs Al-Husen,” harap Sopian.

​Suasana haru sekaligus bangga juga dirasakan oleh Cahaya Bilkis, siswi Kelas XII yang berhasil menyabet penghargaan sebagai lulusan terbaik. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik yang telah membimbingnya selama tiga tahun terakhir.
​”Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dewan guru yang telah mendidik dan membimbing kami selama tiga tahun ini. Tugas ini tentu tidak mudah, dan saya tidak akan pernah melupakan jasa-jasa para guru. Setelah lulus, saya berencana untuk meneruskan jenjang kuliah di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta),” ungkap Cahaya dengan penuh rasa syukur.
Rep, ude Globalrisetv

