‎Proyek Rabat Beton di Desa Sinar Jaya Diduga Bermasalah, Ketua DPC LSM Gaib Perjuangan Angkat Bicara



Global Rise TV (‎Pandeglang, Banten)— Proyek pembangunan infrastruktur rabat beton yang berlokasi di Kampung Pesar Pasir, Desa Sinar Jaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, proyek yang baru seumur jagung tersebut telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius, seperti retak-retak dan pecah di beberapa bagian.Kamis (16/9/2025)

‎Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gaib Perjuangan, Iwan Gaib, angkat bicara. Dalam pernyataannya kepada awak media, Iwan menyatakan keprihatinannya atas kualitas proyek yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan informasi yang tertera di papan proyek.

‎”Baru beberapa waktu selesai, rabat beton itu sudah pecah-pecah. Ini sangat kami sayangkan. Sebagai masyarakat dan sebagai lembaga kontrol sosial, kami mempertanyakan kualitas pekerjaan tersebut. Apakah sudah sesuai dengan perencanaan, atau ada indikasi pelanggaran teknis di lapangan?” ujar Iwan kepada wartawan saat ditemui di Pandeglang, Rabu (18/09).

‎Iwan juga menyoroti papan informasi kegiatan yang diduga tidak sesuai yang ada di papan informasi yang sudah di mencantumkan detail penting, seperti volume pekerjaan, nilai anggaran, serta sumber dana di biayai dari( DD) dana desa tahap ll 2025 secara jelas. Hal ini, menurutnya, bertentangan dengan asas transparansi dalam pengelolaan dana publik.

‎LSM Gaib Perjuangan, lanjut Iwan, mendesak pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut. Jika ditemukan adanya penyimpangan dari spesifikasi teknis, pihaknya mendukung langkah hukum dan administrasi agar ada efek jera.


‎”Kami akan kawal terus kasus ini sampai tuntas. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh pekerjaan yang asal-asalan. Uang negara itu dari rakyat, dan harus digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk memperkaya oknum,” tegas Iwan.

‎Warga setempat juga mengeluhkan kondisi rabat beton yang mudah rusak padahal belum lama digunakan. Mereka mengaku kecewa karena berharap infrastruktur tersebut bisa membantu kelancaran akses jalan, terutama saat musim hujan.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

‎LSM Gaib Perjuangan menyatakan akan segera melayangkan surat resmi kepada Bupati Pandeglang, Inspektorat Daerah, serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengusut tuntas proyek tersebut.

‎REP / Juhri

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles