
Global Rise TV (Pandeglang Banten) -Cerdas,Ceria Berakhlak Mulya,Belajar Sejak Dini,Sukses Dimasa Depan. (KB) Kelompok Belajar (PUD) di usia Dini di Desa Leuwibalang kecamatan Cikeusik kabupaten Pandeglang berlangsung Lancar dan meriah, dan Alhamdulilah wisuda di hari ini cuaca pun sangat mendukung, di tenaga pengajar kelompok belajar ini alhamdulilah ada 3 pengajar terdiri dari putra daerah, sukseskan wajib belajar di usia dini di selenggarakan pada hari ini Senin: 01-06-2026.

Ibu Enur Nurhayati selaku kepala sekolah di PUD Mutiara Bunda Lewibalang, berdirinya paud di Desa lewibalang dari tahun 2004 kurang dan lebih nya 10 tahun saya mengabdikan diri di tenaga pengajar mutiara bunda ini, alhamdulilah berkat kerjasama dari pemerintahan desa Leuwibalang berkat dukungan kepala desa dan tokoh masyarakat Leuwibalang bapak H, Karsan sekolah paud mutiara bunda ini berjalan sukses dan meriah di kenaikan ini,dan saya selaku kepala sekolah di paud mutiara bunda ini ingin memohon kepada pemerintahan yang ada di kabupaten Pandeglang provinsi Banten ini bahwa Sanya kami ini belum mempunyai ruang kelas di desa Leuwibalang ini kalau untuk sarana WC umum di paud ini alhamdulilah sudah ada sudah keterima manfaat nya cuma yang kami inginkan oleh dewan pengajar yaitu ruang kelas paud mutiara bunda itu kalau untuk lahan INSA Allah sudah kami sediakan ucap kepala sekolah paud mutiara bunda.


Ketua komite bapak Sahari menyampaikan saat wawancara, saya di percaya selaku komite di sekolah paud mutiara bunda ini sudah berjalan selama paud mutiara berdiri yah kurang lebih 10 tahun dan di tahun ini di acara kenaikan dan pelepasan lebih meriah dan lebih ramai di bandingkan dari tahun yang lalu, dan saya sarankan kepada bapak ibu yang punya putra putri yang sudah wajib belajar agar segera di masukan ke sekolah paud ini bagi yang sudah lulus di wajibkan untuk melanjutkan ke sekolah dasar atau SD di manapun itu yang terdekat dan terjangkau mungkin itu saran dari saya kurang dan lebihnya mohon maap, ujar ketua komite.

Nia selaku tenaga pengajar di paud mutiara bunda saat di temui awak media di acara kenaikan dan pelepasan memaparkan, untuk siswa siswi yang lulus berjumlah 19 murid dan yang masih menetap kurang lebih 18 murid, dan saya memohon kepada dinas pendidikan yang ada di kabupaten Pandeglang maupun provinsi kami selaku tenaga pengajar kami ini belum punya ruang kelas kalau untuk WC kami sudah di bikinkan alhamdulilah tadinya sih kami mengajukan di proposal itu bukan WC namun yang kami keterima bukan ruang kelas akan tetapi WC, pungkasnya
Yusril Mahendra.

