Lukisan “Neng Bunga: Sang Buon dari Pajampangan” Karya Smiet Sasmita Angkat Kembali Legenda Lokal Sukabumi

Global Rise TV
(SUKABUMI) , 1 Juli 2026 – Kekayaan cerita rakyat dan kearifan lokal Kabupaten Sukabumi kembali diabadikan dalam sebuah karya seni lukis bernilai tinggi. Seniman asal Kecamatan Simpenan, Smiet Sasmita, baru saja menyelesaikan karyanya yang berjudul “Neng Bunga: Sang Buon dari Pajampangan”, sebuah lukisan yang mengangkat tokoh legendaris yang selama ini dikenal lewat cerita lisan masyarakat wilayah selatan Sukabumi.

Makna dan Visualisasi Karya

Dalam lukisan tersebut, sosok Neng Bunga digambarkan sebagai wanita anggun dan bersahaja, mengenakan busana bernuansa hijau serta kain bermotif tradisional. Ia tampak duduk di atas permukaan air sambil membiarkan air mengalir dari genggamannya—sebuah simbol kemurahan hati, kelestarian sumber kehidupan, serta keterikatan masyarakat dengan alam dan pesisir selatan. Di latar belakang terlihat samar sosok pelindung alam, mempertegas peran Neng Bunga dalam cerita sebagai “Buon” atau tokoh yang dihormati, menjaga keseimbangan alam, serta menjadi penjaga nilai-nilai leluhur.

Profil Seniman

Smiet Sasmita merupakan putra daerah asli Kampung Cihaur, Desa Cihaur RT 03/RW 03, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Sejak awal berkarya, ia konsisten menggali inspirasi dari legenda, cerita rakyat, dan kearifan lokal di sekitar tempat tinggalnya. Baginya, seni lukis adalah media untuk menghidupkan kembali kisah-kisah yang mulai terlupakan, agar tetap dikenal dan dibanggakan oleh generasi sekarang maupun mendatang.

“Neng Bunga bukan sekadar dongeng. Ia mencerminkan watak masyarakat Pajampangan: ramah, menjaga alam, dan setia pada warisan leluhur. Saya ingin membuktikan bahwa Sukabumi memiliki banyak cerita indah yang layak dikenang dan diabadikan,” ujar Smiet.

Pesan dan Tujuan Karya

Lebih dari sekadar karya seni visual, lukisan ini menjadi upaya nyata pelestarian budaya daerah. Melalui goresan kuasnya, Smiet mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal asal-usul, mencintai warisan budaya sendiri, serta terus memelihara harmoni antara manusia dan alam.

Karya ini rencananya akan dipamerkan dalam berbagai pameran seni tingkat daerah hingga provinsi, sebagai bukti bahwa kreativitas seniman lokal mampu bersinar dan menyampaikan pesan budaya yang mendalam.

Informasi:
Smiet Sasmita
Desa Cihaur RT 03/RW 03, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Liputan: Global Rise TV Sukabumi
Reporter: Bambang Irawan

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles