
Global Rise TV (Karawang)- Kementrian Koperasi Republik Indonesia bekerja sama dengan Koperasi Jaya Laksana Agri menyelenggarakan Lokakarya penguatan Jaringan Usaha Koperasi dan UKM RI menyelenggarakan loka karya pasilitasi penguatan jaringan usaha koperasi bagi Koperasi Merah Putih dengan fokus Komoditas Agromaritim, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22-25 juli 2026 dilaksanakan di Alam Ceria Karawang ,kamis 23 Juli 2026.
60 peluruh peserta ini memikuti sesi materi, studi kasus, penyusunan rencana aksi bersama serta diskusi kemitraan potensial. diharapkan lokakarya ini melahirkan perjanjian kerja sama nyata memperkuat kepastian manajemen dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

acara ini dihadiri Wakil Bupati Karawang H.Maslani ,Deputi Pengembangan Usaha Kementrian Koperasi Panel Barus dan jajaran perwakilan pengurus Koperasi desa Merah Putih dari berbagai wilayah ,Disperindagkop Karawang H.Dindin Rahmayadi ,narasumber ahli serta Arip Kurnia Ketua Koperasi Jaya laksana Agri .
loka karya ini bertujuan memperkuat kemitraan ,memperluas akses pasar , menyusun stategi, rantai pasok terpadu serta meningkatkan daya saing pertanian, kelautan dan perikanan yang dikelola koperasi .
Panel Barus Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementrian Koperasi Republik Indonesia menyampaikan komoditas agromaritim menjadi prioritas karena potensi besar di wilayah karawang dan sekitarnya ” melalui kolaborasi ini kami ingin koperasi desak merah putih tidak hanya bergerak ditingkat lokal tapi terhubung dengan jaringan pasokan skala luas,mulai dari penyediaan sarana produksi pengolahan pasca panaen hingga pemasaran langsung ke konsumen ” ujar nya
menurut nya kemenkop akan mendorong terjalinnya sinergitas antara koperasi dalam memproduksi ,mendistribusikan hingga pengembangan komoditas unggulan agar terlahir ekosistim usaha saling menguntungkan ” ujarnya
Arif Kurnia Ketua Koperasi Jaya Laksana Agri menyatakan siap berbagi pengalaman managemen ,tekhnologi,pengolahan ,serta akses jaringan pasar yang sudah dibangun ,” Sinergi antara koperasi menjadi kunci agar petani dan pelaku usaha kelautan desa mendapatkan harga layak pendapatan stabil dan tingkat resiko kerugian dapat ditekan bersama ” ucapnya .
Reporter : Asep Jaya

