Jalan Desa Nagara Padang Jadi “Jalur Maut”, Warga Tantang Pemkab Serang Perbaiki atau Kami Aksi!

Global Rise TV (SERANG) – Janji manis pembangunan infrastruktur di Kabupaten Serang nampaknya belum menyentuh aspal Desa Nagara Padang, Kecamatan Petir. Hingga Kamis (23/04/2026), kondisi jalan utama di wilayah tersebut dilaporkan rusak parah hingga menyerupai kubangan, mengancam nyawa pengendara, dan melumpuhkan urat nadi ekonomi warga.

Kekecewaan mendalam diungkapkan oleh Deden Wahyudi, warga setempat yang menyebut kerusakan ini telah dibiarkan “membusuk” selama bertahun-tahun tanpa ada tangan dingin dari instansi terkait. Menurutnya, perbaikan yang dilakukan selama ini hanyalah hasil swadaya warga yang menambal lubang seadanya, yang kini kembali hancur dihantam beban kendaraan overtonase dan buruknya drainase.

“Kami seperti dianaktirikan. Pengendara harus bertaruh nyawa setiap hari. Kalau hujan jalan ini jadi jebakan maut karena lubang tertutup air, kalau panas kami makan debu. Apakah harus menunggu ada korban jiwa yang melayang baru pemerintah mau bekerja?” tegas Deden dengan nada geram.

Kondisi ini diperparah dengan absennya realisasi anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk akses publik tersebut. Warga menilai, pembiaran ini adalah bentuk kegagalan Pemerintah Kabupaten Serang dalam menjamin keselamatan rakyatnya.

Senada dengan Deden, pengurus Karang Taruna Desa Nagara Padang, Anwarudin, melontarkan kritik pedas terhadap lambatnya respons pemerintah. Ia menegaskan bahwa infrastruktur yang hancur telah mencekik aktivitas ekonomi warga Nagara Padang dan Seuat.

“Kami butuh langkah nyata, bukan sekadar janji-janji di atas kertas atau saat kampanye! Jalan ini sudah pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. Ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi soal hak hidup warga,” ujar Anwarudin.

Ancaman Aksi Massa
Kesabaran warga nampaknya sudah mencapai titik nadir. Karang Taruna bersama masyarakat Desa Nagara Padang memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Kabupaten Serang. Jika dalam waktu dekat tidak ada alat berat yang turun ke lokasi dan tidak ada kepastian pembangunan, mereka mengancam akan turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran.

“Jika suara kami tetap disumbat dan keluhan ini hanya dianggap angin lalu, jangan salahkan jika kami warga Nagara Padang dan Karang Taruna melakukan aksi nyata di lapangan. Kami menuntut hak kami sebagai pembayar pajak untuk mendapatkan fasilitas jalan yang layak!” tutup Anwarudin dengan tegas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang belum memberikan pernyataan resmi terkait kapan perbaikan jalan Nagara Padang-Seuat akan direalisasikan.

Rep.Global Rise TV.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles