
Global Rise TV (SUKABUMI)– Sebanyak 122,449 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Provinsi Jawa Barat tahun 2024 telah disalurkan ke delapan desa di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menangani dampak kekeringan akibat fenomena El Nino yang menyebabkan gagal panen.

Delapan desa penerima bantuan tersebut meliputi Desa Ciracap, Pasir Panjang, Purwasedar, Gunung Batu, Pangumahan, Mekarsari, Cikangkung, dan Ujung Genteng. Beras CPPD ini disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan bekerja sama dengan Bulog sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pendistribusian langsung ke desa-desa.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Ciracap, Hendra Sopian, menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan beras ini didasarkan pada data usulan dari masing-masing desa yang terdampak kekeringan. “Kecamatan hanya bertugas mengawasi proses pendistribusian, sementara teknis pembagian diatur oleh pihak desa sesuai kesepakatan masyarakat,” ujar Hendra kepada wartawan.
Ketua Asosiasi Para Kepala Desa (APDESI) Kecamatan Ciracap, Mamat Selamet, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Pasir Panjang, menjelaskan bahwa desanya menerima bantuan sebanyak 13,437 kilogram beras. Jumlah tersebut disesuaikan dengan usulan desa berdasarkan kebutuhan masyarakat.
“Pembagian dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), alim ulama, dan tokoh masyarakat setempat. Kami memastikan pembagian dilakukan dengan adil, mulai dari lima hingga sembilan kilogram per Kepala Keluarga (KK), sesuai arahan Dinas Ketahanan Pangan,” ungkap Mamat. Ia menambahkan, pembagian beras dilakukan secara bertahap hingga masyarakat kembali menikmati hasil panen sawah mereka.

Sementara itu, Desa Ujung Genteng mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 22 ton, lebih besar dibandingkan desa-desa lainnya. Ketua APDESI Kecamatan Ciracap menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh kondisi geografis desa tersebut yang lebih parah terdampak El Nino.
“Desa Ujung Genteng memiliki tambahan data susulan, yakni 200 KK dari kalangan nelayan yang juga terdampak kekeringan parah. Meskipun nelayan, mereka tetap membutuhkan bantuan pangan karena cuaca ekstrem ini memengaruhi hasil tangkapan mereka,” jelasnya.

Bantuan beras CPPD ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Ciracap, khususnya yang terdampak kekeringan El Nino. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan bantuan dengan bijak hingga kondisi panen dan cuaca kembali normal.
Ujang Supyani

