
Global Rise TV, (Pandeglang Banten) -.RSUD Cikoneng di keluhkan keluarga pasien di karenakan sikorban meninggal di RSUD berkah Pandeglang keberatan di ongkos ambulan RS, kami selaku korban memohon kepada pihak pemerintah kabupaten Pandeglang agar segera di sidak ke rumah sakit berkah Cikoneng Pandeglang agar kedepan nya tidak ada kejadian yang serupa lagi, mohon di tindak oknum pegawai atau petugas yang bertugas di RSUD berkah Cikoneng pandeglang, ini kejadian menimpa ke masyarakat desa Leuwibalang kecamatan Cikeusik, Senin, 28-05-2026.
MD, ayah korban yang berasal dari desa Leuwibalang kecamatan Cikeusik saat temui awak media mengungkapkan, apakah begini ungkapnya. Peraturan rumah sakit umum atau yang di sebut rumah sakit pemerintah, yang di biayai oleh masyarakat provinsi Banten, karena yang saya alami saat ini istri saya melahirkan di RSUD Cikoneng dan bayinya kembar meninggal,saya selaku pihak duka harus mengeluarkan uang biaya antar jenazah sebesar 1500.000 satu juta lima ratus, apakah ini aturan yang sudah di tetapkan pemerintah kab, Pandeglang, mohon segera di tindak, para oknum di RSUD Cikoneng Pandeglang itu ungkapnya.
Masih lanjut saya merasa kecewa dengan pelayanan RSUD berkah Pandeglang ini padahal masyarakat Pandeglang taat pajak dan semua pasilitas rumah sakit di seluruh Indonesia yang bayar masyarakat termasuk gaji pekerja nya, kok masyarakat kecil yang kurang mampu ketika ada yang meninggal harus mengeluarkan biaya transportasi mobil ambulan ada apa dengan pemerintahan kabupaten Pandeglang ini jelasnya.
menurut pembicaraan oknum petugas RSUD setiap pasien yang meninggal kalau di antar pakai pasilitas dari sini bapak ibu harus mengeluarkan biaya sebesar 1500.000 satu juta lima ratus ribu, kalau memang belum ada bapak ibu harus ada jaminan KTP dan uang tunai sebesar 600.000 enam ratus rebu rupiah dan nanti ketika sudah ada sisanya baru jaminan tersebut akan kami kasihkan ungkap oknum petugas penunggu ruang jenazah ,pungkasnya.
Yusril Mahendra.

