
Global Rise TV
(SUKABUMI)— Upaya meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda terhadap potensi bencana terus dilakukan. P2BK Kecamatan Simpenan menggelar sosialisasi mitigasi bencana gempa bumi yang dirangkaikan dengan simulasi evakuasi di SMA Negeri 1 Simpenan, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelantikan Bantara dan Musyawarah Ambalan Pramuka SMAN 1 Simpenan. Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, sekaligus praktik simulasi evakuasi sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Sementara itu Pemateri, Dandi., selaku P2BK Kecamatan Simpenan, menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan sangat penting diberikan kepada pelajar, terutama di wilayah yang memiliki potensi bencana alam. Selain materi mitigasi gempa bumi dan simulasi evakuasi, peserta juga dibekali pemahaman mengenai peran Pramuka dalam membantu penanggulangan bencana dan kegiatan kemanusiaan di masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memiliki pengetahuan dasar tentang mitigasi bencana, mampu menyelamatkan diri saat terjadi gempa, serta dapat menjadi generasi muda yang tangguh dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Dandi.
Kegiatan diikuti sebanyak 50 siswa Pramuka Penegak, terdiri dari 30 peserta putri dan 20 peserta putra. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga simulasi lapangan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kesiapsiagaan bencana dapat terus tumbuh di kalangan pelajar, sehingga tercipta generasi muda yang sigap, peduli, dan siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Ujang supyani

