đź”´BREAKING NEWS  “LAPOR PAK KAPOLDA BABEL DAN KEJATI BABEL!”

Diduga Alur Distribusi Estafet Pasir Timah Lampur–Koba ke Merawang hingga Pedindang; Truk-Truk Terekam di Lapangan, Aktivitas Tertutup, dan Upaya Konfirmasi Media Diduga Berujung Pemblokiran oleh Bos Andi Gendut.

Bangka Belitung – Selasa (30/06/2026).
Dugaan adanya alur distribusi pasir timah dari wilayah Lampur dan Koba kembali menjadi sorotan publik. Informasi ini dihimpun Tim Investigasi Globalrisetv berdasarkan hasil penelusuran lapangan serta keterangan sejumlah narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dari hasil penelusuran tersebut, diduga terdapat pola distribusi berlapis (estafet) yang bergerak dari Lampur dan Koba, kemudian melalui beberapa titik di wilayah Bangka, sebelum diduga berlanjut ke Merawang hingga Pedindang, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah.

Pola Distribusi Diduga Tertutup dan Berulang

Berdasarkan pemantauan di lapangan, aktivitas distribusi pasir timah diduga dilakukan dengan pola perpindahan muatan antar kendaraan di sejumlah titik transit.

Sejumlah kendaraan truk terlihat keluar masuk secara berulang di lokasi berbeda. Beberapa kendaraan yang sempat terekam di antaranya:

  • Truk kuning dengan nomor polisi BN 8098 PY
  • Sejumlah truk lain yang belum teridentifikasi karena aktivitas berlangsung cepat dan berpindah lokasi

Aktivitas tersebut diduga terjadi secara terorganisir dan cenderung dilakukan pada waktu tertentu, termasuk malam hari.

Dugaan Lokasi Pengolahan di Merawang dalam Area Tertutup

Narasumber menyebutkan adanya lokasi di wilayah Merawang yang diduga berada di area kebun atau kawasan menyerupai hutan kecil, tidak jauh dari permukiman warga.

Di lokasi tersebut terdapat bangunan sederhana berupa pondok yang diduga digunakan sebagai tempat pengolahan atau “penggorengan” pasir timah, dengan tungku berbahan kayu yang disebut masih aktif saat aktivitas berlangsung.

Lokasi tersebut menurut narasumber terkesan tertutup dari akses publik meskipun berada di dekat permukiman warga.

Namun demikian, seluruh informasi ini masih bersifat dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara hukum.

Dugaan Pengangkutan Malam Hari dan Jalur Lanjutan

Informasi lain menyebutkan bahwa aktivitas pengangkutan diduga lebih sering dilakukan pada malam hari.

Setelah melalui proses di Merawang, material pasir timah tersebut diduga kembali diangkut menuju lokasi lain melalui jalur distribusi lanjutan.

Sejumlah narasumber menyebutkan bahwa tujuan akhir dari alur tersebut diduga mengarah ke salah satu gudang smelter di kawasan Ketapang, Pangkalpinang, yang disebut berinisial PT RJA.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat bukti yang dapat memastikan keterkaitan aktivitas tersebut dengan pihak smelter dimaksud.

Upaya Konfirmasi Diduga Berujung Pemblokiran

Sebagai bentuk keberimbangan informasi, tim investigasi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak yang disebut dalam informasi narasumber, termasuk Bos Andi Gendut, melalui aplikasi WhatsApp.

Namun hingga saat ini tidak terdapat tanggapan. Bahkan, nomor WhatsApp awak media diduga mengalami pemblokiran setelah upaya konfirmasi dilakukan, sehingga komunikasi lanjutan tidak dapat diteruskan.

Peristiwa tersebut tidak dapat diartikan sebagai pengakuan ataupun bukti atas dugaan yang berkembang, melainkan bagian dari kronologi upaya konfirmasi redaksi sesuai prinsip keberimbangan dalam jurnalistik.

Sejumlah Nama Disebut Narasumber

Dalam keterangan lapangan, sejumlah nama turut disebut dalam dugaan alur distribusi tersebut, di antaranya:

  • Bos Andi Gendut
  • HenHen
    Namun demikian, seluruh penyebutan nama tersebut masih berdasarkan keterangan narasumber dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum yang terbukti. Semua pihak tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.

Dugaan Asal Timah dari Koba Lampur dan Kawasan Hutan Produksi

Sebagian timah yang diduga berasal dari wilayah Koba, lampur bangka tengah disebut-sebut berasal dari jaringan Bos Andi Gendut Wilayah Bangka Tengah aktivitas penambangan Diduga di kawasan Hutan Produksi (HP)/ (HL) .

Apabila informasi tersebut benar, maka diperlukan penelusuran menyeluruh terhadap legalitas penambangan, izin, serta rantai distribusi dari hulu ke hilir.

Harapan Masyarakat

Masyarakat berharap Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung dan Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung segera melakukan penyelidikan menyeluruh, meliputi:

  • Lokasi pengolahan / pengorengan di Merawang
  • Jalur distribusi Lampur, Koba, Merawang, dan Pedindang
  • Aktivitas kendaraan truk yang diduga terlibat
  • Legalitas asal-usul material pasir timah
  • Dugaan jalur distribusi hingga titik akhir

Penanganan diharapkan dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah.

Catatan Redaksi

Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil penelusuran lapangan dan keterangan narasumber. Seluruh informasi masih bersifat dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara hukum. Redaksi membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang disebutkan.

GlobalRiseTv :
Mega Lestari

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles