LUKA LAMA BELUM SEMBUH , AKTIFITAS DI PONDI BUKA LEMBARAN BARU !!

Proses Hukum Masih Berlanjut, CV TMR Beraktivitas di Pondi — Dugaan Monopoli dan Regulasi Dipertanyakan Publik !!

Global Rise TV (Pemali, Bangka)— Dilansir dari penababel.web.id  Rabu, 13 Mei 2026
Kasus tragedi eks tambang Pondi yang terjadi pada Februari 2026 lalu dan menelan tujuh korban jiwa hingga kini masih bergulir di meja hijau. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Kelima tersangka tersebut masing-masing Kimkian alias Akian, Suhendri alias Aciu, Sarpuji Sayuti, Hian Tian alias Athian, Deniang (39), serta MN alias Ni (62). Dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara.

Namun di tengah proses hukum yang masih berlangsung, aktivitas tambang di kawasan Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, kembali berjalan. Pada Selasa (12/05/2026), CV TMR disebut-sebut telah mulai menggarap kembali lahan tersebut.

50 Unit Mesin TI dan 8 Alat Berat PC Masuk Pondi
Berdasarkan informasi dari sumber internal yang diterima tim redaksi, sedikitnya 50 unit mesin TI darat milik CV TMR telah didatangkan ke lokasi. Selain itu, terdapat delapan unit alat berat yang berada di area tambang Pondi.

“Ada delapan unit alat berat pc di belakang Wasre. Tujuh unit merek Hitachi milik Korem dan satu pc unit Komatsu warna kuning milik Hutapea yang terafiliasi dengan Bos Jon,” ungkap sumber kepada tim redaksi, Rabu (13/05/2026).

Disebutkan pula bahwa 50 unit mesin TI darat tersebut sebelumnya beroperasi di lahan sawit PT GML Kepala Burung, Kabupaten Bangka, dan kini telah dipindahkan ke Pondi untuk aktivitas penambangan.
Yang menjadi sorotan, aktivitas tersebut disebut tidak melibatkan masyarakat sekitar dan terkesan dimonopoli.

Bahkan, hasil tambang yang sebagian besar dikerjakan oleh kelompok binaan CV TMR dikabarkan dibawa ke pos penimbangan Blok 57 PT GML Kepala Burung.

15 Personel Yonif TP 946/DM Disebut Lakukan Pengawasan
Sumber juga menyebutkan adanya keterlibatan unsur pengamanan dari Yonif TP 946/DM. Sebanyak 15 anggota disebut terbagi dalam dua kelompok.

“Sebagian berjaga di lahan sawit PT GML Kepala Burung yang sedang melakukan reklamasi dengan 19 unit alat berat. Sebagiannya lagi berada di Pondi untuk pengawasan, penjagaan, dan kontrol,” ujar sumber.

Disebutkan, sebagian personel menginap di Mess Blok 57 PT GML Kepala Burung, sementara lainnya berada di lokasi Pondi.

Warga Sempat Menolak Aktivitas
Sebelum aktivitas kembali berjalan, warga setempat dikabarkan sempat menolak keberadaan CV TMR di Pondi.

Bahkan muncul tuntutan agar apabila SPK CV TMR diterbitkan, maka kelima tersangka dalam kasus sebelumnya dibebaskan.

Penolakan ini menunjukkan bahwa tragedi Februari lalu masih menyisakan trauma dan pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Regulasi Dipertanyakan, PT Timah dan Polres Diminta Transparan
Publik kini mempertanyakan dasar regulasi yang memungkinkan CV TMR kembali beroperasi di lokasi yang masih menjadi bagian dari proses hukum aktif.

Sejumlah pihak meminta penjelasan terbuka dari PT Timah dan Polres Bangka terkait legalitas dan mekanisme perizinan yang digunakan.

Bagaimana mungkin aktivitas tambang kembali berjalan ketika dua petinggi perusahaan sebelumnya masih berstatus terdakwa dan menjalani proses persidangan?

Apakah telah ada perubahan status hukum lahan? Atau terdapat skema kerja sama baru yang telah mengantongi izin resmi?

Transparansi dinilai menjadi kunci untuk menghindari spekulasi dan dugaan adanya praktik monopoli maupun ketidaktegasan dalam penegakan aturan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak CV TMR, PT Timah, maupun aparat penegak hukum terkait aktivitas terbaru di kawasan Pondi tersebut.

#penababel.web.id

GlobalRiseTV
✍️ Mega Lestari

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles