
Global Rise TV (Kuningan)-Dalam menjaga keyamanan dan keamanan SPPG yang ada di Kecamatan Ciawigebang , dari hal yang tidak diharapkan seperti terjadinya kebakaran , Satgas Kecamatan Ciawigebang mengandeng UPTD Damkar dalam memberikan pengetahuan dan bekal bagi SPPG dengan dilaksanakannya. Bintek Mitigasi Risiko Penanganan Kebakaran bagi SPPG Se Kecamatan Ciawigebang Kuningan yang dilaksanakan hari ini Saptu 18 April 2026 bertempat dilokasi SPPG Yayasan Darul Hayat Ciputat , Kecamatan Ciawigebang Kuningan .

Hadir dalam kegiatan ini Sekda Kuningan U.Kuningan .S.Sos M.Si Selaku Ketua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan yang diwakili Ramdan Priatna S.Sos M.Si , Kepala UPTD Damkar Kuningan , Camat Ciawigebang R.Imam Reapdiantoro.S.Sos M.Si , Sekmat Ciawigebang selaku Satgas Kecamatan Ciawigebang Yudi Rickriyanto.SE , Ketua Yayasan SPPG Darul Hayat Ciputat H.Karyani , Kapolsek , Danramil Ciawigebang , Para Kepala SPPG Se Kecamatan Ciawigebang ,serta Par pengelola dan tenaga dapur SPPG dan Mitra Kerja .

Ketua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan U.Kusmana .S.Sos M.Si yang diwakili Sekretaris Satgas P3MBG Ramdan Priatna.S.Sos M.Si , menegaskan satu hal penting dalam program MBG bukan hanya sekedar memasak dan membagikan makanan , namun pelayanan terhadap publik dengan standar tinggi , disiplin dan kepatuhan terhadap aturan. SPPG bukan dapur biasa melainkan bagian dari sistem strategis Negara dalam pemenuhan gizi masyarakat , namun kita tidak boleh lalai apalagi melanggar prosedur , salah satu resiko terbesar dalam Dapur , ini bukan ancaman adalah kebakaran , ini bukan ancaman namunresiko nyata yang bisa terjadi kapan saja , karna dalam dapur pasti menggunakan kompor dalam jumlah besar , Tabung Gas dengan Tekanan tinggi, instalasi listrik yang terus aktif , dan aktivitas produksi yang padat setiap hari , perlu dijaga dan dikelola dengan standar yang baik dan ketat.

U.Kusmana pelatihan hari ini bukan semata mata seremonial belaka , ini adalah salah satu kewajiban dasar yang harus dimiliki oleh setiap pengelola SPPG , tidak boleh ada SPPG yang bekerja tanpa SOP yang jelas.
U. Kusmana menyampaikan setiap dapur SPPG wajib , Memilikialat pemadam api ringan yang berfungsi , menata instalasi gas dan listrik sesuai standar , memastikan jalur evakuasi aman dan tidak terhalang , memiliki titik kumpul yang jelas , kalau ada SPPG yang belum memenuhi kriteria diatas segera diperbaiki .

U. Kusmana budaya keselamatan harus menjadi kebiasaan , bukan hanya pengetahuan dan harus di praktikan sehari hari seperti mematikan kompor dengan benar , mengecek kebocoran gas , tidak menumpuk bahan mudah terbakar , mengawasi. Proses memasak secara aktif , kelalaian sedikit dapat menimbulkan terjanya kebakaran.

U. Kusmana pengawasan dan tanggung jawab Pimpinan SPPG harus diperkuat, kepala SPPG tidak boleh lepas tangan , jika terjadi kejadian akibat kelalaian , mska pimpinan harus bertanggung jawab , tidak ingin dengan ada ada dapur MBG terbakar , karna program ini menyangkut ratusan ribu penerima manfaat , sebab satu SPPG bermasalah dampaknya akan luas.
U. Kusmana mari kita jadikan keselamatan sebagai prioritas utama dan disiplin dengan budaya kerja , dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim Pelatihan mitigasi Risiko dan penanganan kebakaran bagi SPPG dapur MBG Se Kecamatan Ciawigebang resmi saya nyatakan dibuka.
Nana Kumis

