
Global Rise TV (Pemali, Bangka) – Rabu, 3 Juli 2025. Malam menyelimuti kawasan Sungai Air Bakung, Pemali, Bangka. Tapi di balik gelapnya malam, dentuman aktivitas tambang timah ilegal terus menggema. Kamera tim investigasi Global Rise TV berhasil merekam aktivitas mencurigakan yang dilakukan di atas lahan milik Pemerintah Daerah, hanya beberapa meter dari jembatan dan jalan raya utama.
Dengan alat tradisional dan sistem pencucian darurat, para pekerja tampak sibuk mengolah pasir timah di bawah pencahayaan minim. Aktivitas itu bukan sekadar sembunyi-sembunyi — melainkan dilakukan dengan rasa aman yang mengejutkan.
Siapa di Balik Semua Ini?
Nama ITEM kembali disebut-sebut sebagai pengendali utama operasi tambang di wilayah tersebut. Bahkan, seorang anggota Satpol PP berinisial HR diduga mengetahui dan membiarkan aktivitas ini berjalan. Warga menduga telah terjadi pembiaran terstruktur.
“Kalau gak ada orang kuat di belakang, mana mungkin tambang ini bisa jalan terus-terusan kayak begini,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Bukan Sekadar Tambang, Ini Ancaman
Tambang ini bukan hanya ilegal — ini ancaman nyata bagi lingkungan dan infrastruktur. Sungai tercemar, habitat rusak, dan struktur jembatan bisa terganggu. Lebih dari itu, kepercayaan masyarakat terhadap aparat dan pemerintah kini berada di titik nadir.
“Sudah lama kami teriak, tapi aparat diam. Jangan tunggu sampai masyarakat bergerak sendiri,” kata salah satu aktivis lingkungan Pemali.
Di Mana Penegakan Hukum?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda tindakan dari pihak berwenang. Aktivitas tambang terus berlangsung hampir setiap malam, tanpa hambatan. Dugaan bahwa para pelaku telah mendapatkan perlindungan dari oknum tertentu semakin menguat.
Warga Menuntut Ketegasan
Masyarakat kini mendesak tindakan tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Mereka meminta pembongkaran total terhadap jaringan tambang ilegal dan penyelidikan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat.
“Kami tidak butuh janji, kami butuh bukti bahwa hukum masih berlaku di negeri ini,” tegas warga.
Global Rise TV akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan membuka setiap tirai gelap yang menutupi praktik tambang ilegal di Pulau Bangka.
Mega Lestari
Jurnalis Investigasi – Global Rise TV

