4 Jembatan Printis Mulai di Bangun, Salah Satunya di Padarincang

Global Rise TV (Serang)— Di bawah terik matahari yang menyengat, semangat tak pernah surut dari wajah-wajah penuh tekad di Kampung Sawah, RT 012/006, Desa Padarincang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu (15/4/2026).

Di tepi aliran sungai yang membelah dua kampung, tampak sejumlah warga bersama anggota TNI bahu-membahu membangun sebuah jembatan perintis yang akan menjadi penghubung antara Kampung Sawah dan Kampung Kadu Buut.

Dengan peralatan sederhana dan kondisi medan yang cukup menantang, pembangunan jembatan terus dikebut. Besi rangka yang mulai berdiri kokoh menjadi saksi kerja keras tanpa pamrih. Tak hanya warga, anggota TNI dari Koramil 0602-13/Padarincang juga turun langsung ke lokasi, menyatu dengan masyarakat, mengangkat, mengikat, dan memastikan setiap bagian jembatan terpasang dengan kuat.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai saudara yang ikut merasakan kebutuhan rakyat. Dalam keterangannya, Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan yang ada. Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi tentang membuka akses, mempercepat aktivitas warga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat adalah kekuatan utama dalam membangun desa.

“Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus dijaga. TNI akan selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, jembatan ini menjadi simbol harapan baru. Selama ini, warga harus menempuh jalur sulit bahkan berbahaya untuk beraktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan tiba. Kini, harapan itu mulai nyata.

Program pembangunan seperti ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa, penguatan ketahanan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan.

Di tengah lumpur dan air sungai yang keruh, semangat gotong royong justru terlihat jernih. Tangan-tangan yang bekerja hari itu bukan hanya membangun jembatan, tetapi juga merajut kebersamaan dan masa depan yang lebih baik.

Jembatan ini kelak bukan hanya menjadi penghubung dua kampung, tetapi juga pengingat bahwa harapan selalu bisa dibangun, selama ada kebersamaan.(kz)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles