Sinergi TNI dan Akademisi: Satgas TMMD Ke-127 Bekali Warga Sukamenak dengan UMKM dan Pengelolaan Sampah

Global Rise TV (Serang) – Semangat pembangunan di Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, terus digelorakan melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 TA 2026. Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, Satgas TMMD Kodim 0602/Serang juga gencar melaksanakan kegiatan non-fisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat yang bertempat di Kantor Desa Sukamenak, Kamis (5/3/2026).

Penyuluhan ini digelar mengenai pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta teknik pengolahan sampah rumah tangga yang dihadiri oleh puluhan warga setempat.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut menghadirkan para ahli dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (LPPM Untirta) Serang sebagai pemateri. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait cara memulai usaha kecil dengan modal terbatas serta bagaimana menyulap sampah organik dan anorganik menjadi produk yang bernilai ekonomis. Materi yang disampaikan dikemas secara praktis agar mudah dipahami dan langsung dapat diaplikasikan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Komandan Satgas TMMD Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik yang programnya telah berjalan 100 persen. Pihaknya sengaja menggandeng akademisi dari Untirta untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam dan berbasis riset kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa selain infrastruktur desa yang terbangun, mental dan kemandirian ekonomi warga juga ikut terangkat. Kolaborasi dengan Untirta ini adalah bentuk sinergi TNI dengan perguruan tinggi untuk membangun desa dari akar rumput,” ujar Kolonel Oke di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Dansatgas menekankan bahwa pelatihan UMKM diharapkan dapat memicu tumbuhnya wirausaha baru di Desa Sukamenak, sementara penyuluhan pengolahan sampah bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Dengan mengolah sampah, warga tidak hanya mengurangi dampak pencemaran, tetapi juga berpeluang menambah penghasilan keluarga melalui produk daur ulang atau pupuk organik. “Jadi, sampah jangan lagi dilihat sebagai barang sisa yang tidak berguna, tapi sebagai berkah yang bisa menghasilkan uang,” tambahnya.

Kepala Desa Sukamenak, Roni Syahroni menyambut baik inisiatif dari Satgas TMMD dan LPPM Untirta ini. Pihaknya berkomitmen untuk mendampingi warganya dalam menerapkan ilmu yang telah didapat. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan non-fisik ini, diharapkan Desa Sukamenak tidak hanya mengalami perubahan dari segi infrastruktur jalan atau fasilitas umum, tetapi juga memiliki masyarakat yang lebih mandiri, cerdas dalam mengelola ekonomi, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan.(kz)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles