
Global Rise TV (Lebak-Banten)-,Senin 02 Maret 2026-Sebuah kejadian tidak menyenangkan menimpa seorang siswa di sebuah sekolah pondok pesantren modern BANY ZUHUD yang berada di kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak provinsi Banten, ketika sepeda motornya hilang dari parkiran sekolah. Kejadian ini menimbulkan kekecewaan dan kekhawatiran bagi orang tua siswa, yang merasa bahwa pihak sekolah tidak menyediakan fasilitas keamanan yang memadai.
Menurut keterangan orang tua siswa saat di konfirmasi awak media, sepeda motor anaknya tersebut diparkir di area parkiran sekolah pada pagi ini sekira pukul 9.30, dan ketika siswa tersebut mengetahui, sepeda motornya sudah tidak ada. “Saya sangat kecewa dengan kejadian ini. Karena Pihak sekolah tidak menyediakan keamanan yang memadai, tidak ada CCTV di area parkiran, dan tidak ada petugas keamanan yang berjaga,” ujar orang tua siswa tersebut.

Setelah itu pihak media mengkonfirmasi dengan datang langsung ke pihak sekolah untuk menggali keterangan, dan Pihak sekolah sendiri mengakui bahwa kejadian ini merupakan kesalahan mereka karena tidak menyediakan fasilitas keamanan seperti petugas keamanan dan kamera pengintai CCTV di sekolah. “Kami sangat menyesali kejadian ini dan akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan keamanan di sekolah. Kami juga akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mencari sepeda motor yang hilang,” ujar kepala sekolah.

Namun, ketika pihak sekolah berkunjung ke rumah siswa korban pencurian, disana mereka terlibat obrolan yang ujung-ujung nya pada pembahasan terkait kehilangan sepeda motor tersebut dan dari pihak korban ingin menuntut Ganti rugi atas sepeda motor yang hilang di parkiran atau di area sekolah BANY ZUHUD tersebut, “Kami juga ingin pihak sekolah bertanggung jawab atas kerugian motor hilang yang dialami oleh anak kami,” tegas orang tua korban.
Namun dari salah satu pihak sekolah menyatakan yaitu ibu Marwati ketika di pinta pertanggung jawaban ganti rugi oleh pihak korban, beliau dengan tegas menyatakan “dari pada ganti motor korban yang hilang, ya mending buat beli motor saya, karena saya juga gak punya motor.” Ujar ibu Marwati.
Mendengar jawaban seperti itu pihak korban sangat merasa kecewa.
Di balik Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya keamanan di sekolah dan perlunya pihak sekolah untuk meningkatkan keamanan bagi siswa-siswinya. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan keamanan di sekolah.
Deny afrianto_LitBang Redaksi Global Rise Tv.

