Sekolah Puluhan Tahun di Ciawun Hancur Diterjang Banjir, Tak Pernah Tersentuh Bantuan

Global Rise TV (Sukabumi) – Sebuah sekolah di Kampung Ciawun, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang telah berdiri selama puluhan tahun, kini luluh lantak setelah diterjang banjir pada 6 Maret 2025. Sekolah yang dibangun atas swadaya masyarakat ini selama bertahun-tahun tak pernah mendapatkan bantuan, baik dari pemerintah maupun pihak lainnya.

Sekolah tersebut didirikan oleh almarhum K.H. Ahmad Hamidi, seorang tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan anak-anak di kampungnya. Ia bahkan rela menjual tanah miliknya demi mendirikan sekolah dan membangun akses jalan agar kendaraan bisa masuk ke lokasi.

“Dulu, almarhum menjual kebunnya supaya bisa bangun sekolah dan akses jalannya. Warga juga ikut bergotong royong, karena memang ingin anak-anak di sini tetap bisa sekolah,” ujar Neng Sari Kartika, seorang guru di sekolah tersebut.

Namun, setelah diterjang banjir hebat, bangunan sekolah kini nyaris tak bisa digunakan lagi. Mirisnya, hingga saat ini belum ada satu pun pihak yang turun tangan untuk memberikan bantuan atau perhatian.

“Sejak berdiri, sekolah ini hanya mengandalkan swadaya masyarakat. Sekarang sudah hancur, tapi belum ada bantuan yang datang. Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah atau siapa saja yang peduli terhadap pendidikan anak-anak di sini,” ungkap Neng Sari dengan suara penuh harap.

Ia pun meminta kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi, serta pihak-pihak terkait, untuk segera memberikan bantuan agar sekolah ini bisa kembali digunakan.

“Kami mohon bantuan, terutama dari Kang Dedi dan siapa pun yang bisa membantu. Jika tidak segera dibangun kembali, anak-anak di sini tidak punya tempat belajar lagi,” tambahnya.

Sekolah yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Kampung Ciawun ini memang hanya memiliki tiga ruang kelas sederhana. Namun, bagi warga sekitar, sekolah tersebut adalah simbol perjuangan mereka untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka. Kini, harapan itu terancam hilang jika tak ada bantuan yang segera datang.

Adi/odong

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles