‎SDN Sukamulya 3 di Pandeglang Butuh Sarana Penunjang: Banjir Mengancam Aktivitas Belajar Mengajar




Global Rise TV (‎Pandeglang, Banten) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukamulya 3 yang terletak di Kecamatan Cikesik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, saat ini tengah menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana yang berdampak langsung pada proses belajar mengajar. Kondisi ini membuat para guru dan siswa harus berjuang di tengah berbagai keterbatasan, terlebih saat musim hujan tiba, Jumat (18/7/2025)

‎Menurut keterangan yang disampaikan oleh Siti Juharo, S.Pd., salah satu tenaga pengajar di SDN Sukamulya 3, pihak sekolah telah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Provinsi Banten. Namun hingga saat ini, sekolah tersebut belum mendapatkan perhatian yang memadai.

‎”Kami sangat membutuhkan halaman sekolah yang layak serta pagar pengaman. Jika musim hujan tiba, halaman sekolah tergenang air dan menjadi banjir. Anak-anak jadi kesulitan untuk datang ke sekolah karena jalanan becek dan licin,” ungkap Siti Juharo saat diwawancarai awak media.

‎Selain itu, tidak adanya pagar pembatas di lingkungan sekolah juga menjadi kekhawatiran tersendiri bagi guru dan orang tua murid. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa, terutama bagi anak-anak usia dini yang belum memahami bahaya di sekitar lingkungan sekolah.

‎SDN Sukamulya 3 adalah salah satu dari sekian banyak sekolah di daerah pelosok yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Sekolah ini menjadi wajah nyata dari ketimpangan pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah. Meski semangat belajar siswa tetap tinggi, namun keterbatasan fisik sekolah menjadi hambatan besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

‎Masyarakat dan para orang tua murid pun turut berharap agar pemerintah daerah dan provinsi segera turun tangan. Mereka menuntut adanya pembangunan pagar sekolah dan perbaikan infrastruktur halaman, agar proses pendidikan di SDN Sukamulya 3 dapat berlangsung secara optimal dan aman.

‎”Dunia pendidikan harus menjadi prioritas, terlebih di daerah yang masih tertinggal. Kami mohon kepada pemerintah untuk tidak menutup mata,” tutup Siti Juharo.

‎Dengan meningkatnya perhatian terhadap pemerataan pembangunan pendidikan, diharapkan SDN Sukamulya 3 dan sekolah-sekolah serupa lainnya bisa segera mendapatkan fasilitas yang layak agar generasi muda Indonesia dapat tumbuh dan belajar dengan penuh semangat dan harapan.

‎Laporan Purnawan Hidayat

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles