
Global Rise TV, (Pandeglang Banten) –
Sangat di sayangkan pekerjaan jembatan milik provinsi pengerjaan nya asal asalan anggota PPWI Cikeusik mengecam adanya duga pekerjaan jembatan Cikeusik Munjul, titik pengerjaan nya di kampung Curugciung desa Curugciung kecamatan Cikeusik itu yang menyerap anggaran yang begitu besarnya yang di perkirakan kurang lebih 4 miliar ternyata di situh di bidang pelaksanaan nya asal asalan belum satu bulan kondisi jalan nya sudah ancur, itu pakta di lapangan, kamis, 8 Januari 2026.



ada salah satu warga masyarakat Curugciung yan identitas nya enggan di sebutkan, di sisi lain kami sangat bersukur dengan adanya pembangunan jembatan baru ini di sisi keluh kesah kami warga masyarakat Curugciung ketika ada panas banyak debu kalau lagi datang hujan becek menimbulkan cipratan dari ban ban kendaraan yang lewat karna posisi rumah kami di bawah bahu jalan jembatan tersebut ungkap salah satu warga setempat.
di tempat lain di hari yang sama menjelaskan keluhan nya di kemaren malam keadaan hujan rincik rinci pas saya pulang dari klinik Cikeusik pas jembatan hampir saya bergelimpangan di karenakan tidak tau kalau di jalanan yang baru selesai di bangun tersebut ada lubang dan licin, maka dari itu kepada pihak yang bertanggung jawab di bidang pembangunan tersebut agar segera memperbaiki ulang di bidang hotmiknya atau aspal yang diduga asal cepet meraih keuntungan itu ami sarankan sebelum masyarakat Cikeusik ini mengadakan aksi unjuk rasa di kantor DPUPR tersebut sebaik nya di segerakan merealisasi perbaikan jalanan di seputaran pembangunan jembatan yang ada di kampung kami ini di jalur lintas Cikeusik Munjul ini ujarnya Nara sumber yang enggan di sebutkan namanya.
AY selaku anggota PPWI kabupaten Pandeglang soroti adanya pembangunan yang baru umur 1 bulan pembangunan jalanya sudah rusak dan berantakan menurut perhitungan saya yang anggaranya begitu besar sekali di bidang pengerjaan bangunan badan jalan tersebut sangat tidak layak bahu jalan jembatan cuma Han nya di aspal itu bener bener tidak layak seharusnya di cor beton Kawe nya pun harus Kawe level ti nggi karna jalan tersebut banyak kendaraan yang kapasitas bobotnya sangat tinggi itu bukan jalanan Desa tu jalan milik provinsi Banten pungkas nya.
Yusril Mahendra.

