
Global Rise TV (Cimanggu.Pandeglang)-– Semangat kebersamaan dan keagamaan kembali terasa kental dalam kegiatan Pengajian Antar Desa (PAD) Se-Kecamatan Cimanggu yang digelar pada bulan ini, dengan Desa Waringinkurung sebagai tuan rumah. Acara yang diselenggarakan secara rutin setiap bulan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi serta meningkatkan wawasan keagamaan antarwarga dari 12 desa yang ada di Kecamatan CimangguCimanggu, Minggu (11/5/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 300 peserta, yang berasal dari berbagai unsur masyarakat dan perangkat desa dari seluruh desa se-Kecamatan Cimanggu. Turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan ini *Camat Kecamatan Cimanggu, Ibu Encun Sunayah, yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap keberlangsungan kegiatan keagamaan seperti ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat bangga dan mendukung penuh kegiatan pengajian ini. Selain sebagai media dakwah, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat jalinan silaturahmi antar masyarakat desa di Kecamatan Cimanggu. Semoga kegiatan ini terus berjalan konsisten dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Ibu Encun Sunayah dalam sambutannya.
Sambutan juga disampaikan oleh Pjs Kepala Desa Waringinkurung, Bapak Sarhani, selaku tuan rumah penyelenggara. Beliau mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Waringinkurung sebagai penyelenggara pada bulan ini, serta berharap agar kegiatan ini terus membawa keberkahan dan semangat gotong royong antar desa.
“Kami merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Kehadiran bapak dan ibu sekalian menjadi semangat tersendiri bagi kami, dan semoga pengajian ini menjadi ladang amal serta sumber inspirasi dalam membangun kehidupan desa yang lebih religius dan harmonis,” ujar Bapak Sarhani.
Sementara itu, tokoh masyarakat perempuan sekaligus pengisi tausiyah, Umi Kholis , menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dan menggugah kesadaran akan pentingnya menjadikan agama sebagai pedoman hidup. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan keimanan, menjalin kebersamaan, serta menjadikan pengajian sebagai bagian dari kehidupan sosial yang memberi pengaruh positif bagi lingkungan sekitar.
Pengajian Antar Desa (PAD) ini merupakan program rutin yang telah menjadi tradisi di Kecamatan Cimanggu, dengan sistem tuan rumah bergiliran antar 12 desa yang ada. Selain sebagai kegiatan keagamaan, PAD juga menjadi ajang tukar pengalaman, memperkuat komunikasi lintas desa, serta mempererat hubungan antarperangkat desa dan masyarakat.

Antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan religiusitas warga Kecamatan Cimanggu. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, harapan, serta komitmen untuk terus menjaga silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Kecamatan Cimanggu menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat desa tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan spiritual yang tak kalah penting. PAD bukan sekadar pengajian, tetapi juga simbol persatuan, gotong royong, dan cita-cita bersama menuju masyarakat yang harmonis dan berakhlakul karimah.
Purnawan Hidayat

