
Global Rise TV (Bone Bolango) – 11 Maret 2025 Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) serta mengendalikan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Polda Gorontalo menggelar kegiatan Pasar Murah Bersubsidi. Acara ini berlangsung di halaman rumah jabatan Wakil Bupati Bone Bolango pada Selasa (11/3) dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Wakil Gubernur, Sekda Provinsi Gorontalo, serta sejumlah pejabat terkait, termasuk Pimpinan Bank Indonesia Gorontalo dan Ketua DPRD Bone Bolango. Dari jajaran kepolisian, hadir Dirreskrimsus Polda Gorontalo, AKBP Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H., serta sejumlah perwira lainnya untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara.

Acara diawali dengan ritual adat Mopotilolo sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu undangan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kadis Kum Perindag Provinsi Gorontalo, Bupati Bone Bolango, Gubernur, serta Wakil Gubernur. Setelah sesi sambutan, kegiatan utama pasar murah dimulai, di mana masyarakat bisa memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi, antara lain:
Minyak goreng: Rp10.000/botol
Gula pasir: Rp10.000/kg
Ayam: Rp20.000/ekor
Cabai: Rp10.000/¼ kg
Telur ayam: Rp1.000/butir
Beras: Rp5.000/kg
Bawang merah: Rp10.000/¼ kg
Pasar murah ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah warga yang datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama dalam menghadapi lonjakan harga yang biasa terjadi menjelang Lebaran.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan stabilisasi harga bahan pokok dapat terjaga, sehingga daya beli masyarakat tetap terjangkau dan inflasi daerah dapat dikendalikan. Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib berkat koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta pihak-pihak terkait.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dan mencegah lonjakan harga yang berpotensi memberatkan warga menjelang hari raya. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan kepolisian, diharapkan pasar murah bersubsidi dapat terus diadakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Dani Sanjaya Permas

