
Global Rise TV (SUKABUMI)– Kegiatan Muhibah Ramadan keempat yang digelar di Masjid Jami Misbahul Huda, Kampung Selakopi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/3/2026), berlangsung khidmat dan sarat makna.
Selain menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai agenda sosial dan keagamaan.

Dalam rangkaian acara tersebut, panitia menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan adanya doorprize berupa tiket umrah yang diperuntukkan bagi ustaz, guru ngaji, dan marbot masjid sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina umat.


Acara ini dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ari Wibowo, S.Hub.Int., Sekretaris Daerah Ade Suyana, Kepala Dinas Pariwisata Ali Iskandar, unsur Forkopimda dan Forkopimcam Simpenan, Ketua KUA Kecamatan Simpenan, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Andreas menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia menyampaikan bahwa setiap aspirasi, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, apapun keluhan yang diposting oleh masyarakat, kami tidak anti kritik. Kami siap untuk dikritik,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para camat sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat kecamatan agar bijak dalam menyikapi kritik. Menurutnya, kritik harus diterima dengan sikap terbuka dan penuh kesabaran.
“Kalau ada masyarakat yang mengkritik, jangan marah. Kita hadapi dengan senyum, karena mungkin masyarakat belum memahami regulasi yang sebenarnya. Tugas kita adalah memberikan penjelasan yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Simpenan menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi atas berbagai program pembangunan yang telah direalisasikan di wilayahnya, termasuk pembangunan 25 unit rumah tidak layak huni (rutilahu).
“Kami mengucapkan terima kasih atas pembangunan infrastruktur dan 25 rutilahu yang telah dilaksanakan di wilayah kami,” ungkapnya.
Ia juga berharap Masjid Jami Misbahul Huda ke depan dapat menjadi perhatian untuk pengembangan lebih lanjut. Pasalnya, lokasi masjid tersebut berada di jalur menuju kawasan Geopark Ciletuh yang menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Sukabumi.

Selain pembangunan fisik, Camat Simpenan,. Supendi, turut menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah yang masih berserakan, khususnya di sekitar Jembatan Cimandiri.
“Kita belum bisa disebut religius jika masih membiarkan sampah berserakan di sekitar kita, terutama di area Jembatan Cimandiri. Kebersihan adalah bagian dari keimanan,” tegasnya.

Melalui kegiatan Muhibah Ramadan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan spiritual di bulan suci Ramadan.
BB irawan

