Lima Bulan Menanti Kepastian, Ibu di Sukabumi Pertanyakan Lambannya Penanganan Dugaan Kekerasan terhadap Anak

Global Rise TV (Sukabumi) — Harapan seorang ibu untuk mendapatkan keadilan bagi anaknya masih menggantung tanpa kepastian. Laporan dugaan kekerasan terhadap anak yang dilayangkan seorang warga Kabupaten Sukabumi berinisial YM (33) sejak November 2025 hingga kini disebut belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Laporan tersebut tercatat di Polres Sukabumi dengan nomor LP/B/594/XI/2025/SPKT/Polres Sukabumi, tertanggal 12 November 2025. Namun setelah hampir lima bulan berjalan, proses penanganan kasus disebut masih berada pada tahap menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Peristiwa yang dilaporkan bermula pada Senin, 6 Oktober 2025, ketika YM membawa anaknya ke RSUD Palabuhanratu karena mengalami keluhan serius disertai pendarahan. Sebelumnya, korban sempat mendapatkan penanganan awal dari seorang tenaga bidan berinisial EY.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis saat itu, terdapat dugaan adanya tindakan tidak wajar yang kemudian mendorong YM menempuh jalur hukum demi mencari keadilan bagi anaknya.
Namun proses tersebut tidak berjalan mudah.

“Saya sudah beberapa kali datang ke Polres untuk menanyakan perkembangan kasus. Tapi jawabannya masih sama, menunggu hasil ahli forensik dan keterangan dokter,” ujar YM kepada wartawan, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menyampaikan bahwa proses masih menunggu hasil pemeriksaan tambahan dari ahli forensik serta keterangan lanjutan dari dokter yang sebelumnya menangani korban, termasuk tenaga medis yang kini sudah tidak lagi bertugas di tempat praktik semula.

Keterbatasan informasi yang diterima membuat YM mengaku kesulitan memahami perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Saya sempat menanyakan soal keterangan dokter, tapi tidak bisa dijelaskan secara detail. Hanya disampaikan bahwa ada kemungkinan lain yang masih dipertimbangkan,” tuturnya.

Pernyataan tersebut langsung dibantah oleh YM. Ia menegaskan bahwa dirinya mengetahui secara jelas kondisi yang dialami anaknya dan telah menyampaikan seluruh kronologi kepada penyidik.

“Saya ingat betul kejadian yang dialami anak saya. Semua sudah saya sampaikan secara lengkap,” katanya.

YM juga mengaku sempat diarahkan untuk mencari klarifikasi tambahan langsung ke pihak rumah sakit. Namun saat mendatangi RSUD Palabuhanratu, dokter yang dimaksud tidak dapat ditemui karena sedang tidak bertugas.

Upaya komunikasi melalui pendamping hukum pun belum memberikan hasil yang berarti. Respons yang diterima disebut masih sebatas komunikasi melalui sambungan telepon tanpa pendampingan lanjutan secara langsung.

Dalam kondisi penuh kekhawatiran, YM sempat mengunggah video pengakuan anaknya ke media sosial hingga menjadi perhatian publik. Namun langkah tersebut berujung teguran dari aparat karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak lain.

“Saya diminta menghapus video tersebut karena dikhawatirkan bisa berdampak pada nama institusi,” ujarnya.

Ia juga menilai setelah video tersebut viral, barulah terlihat adanya perkembangan lanjutan, termasuk pemanggilan ahli forensik untuk pemeriksaan tambahan.

Dalam pemeriksaan tersebut, YM bersama anaknya menjalani proses selama kurang lebih empat jam. Meski demikian, hingga saat ini ia mengaku belum menerima informasi lanjutan terkait hasil pemeriksaan tersebut.

“Habis pemeriksaan itu, belum ada kabar lagi. Saya tetap harus datang sendiri ke polres untuk menanyakan perkembangan,” katanya.

Hingga kini, YM masih berharap proses hukum dapat berjalan secara jelas dan transparan demi memberikan kepastian bagi anaknya.

“Saya hanya ingin keadilan untuk anak saya. Semoga kasus ini segera menemukan titik terang,” pungkasnya.

BB irawan

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles