
Global Rise TV (Pandeglang, Banten)-Program desa digital yang di cetuskan pemerintah kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, yang akan di realisasikan oleh badan usaha milik desa bekerja sama dengan PT.BGS,Menyerap angaran dari Dana Desa tahun 2024 sebesar Rp.60 juta per desa seperti dipaksakan bahkan menuai Kontroversial dari berbagai kalangan masarakat, jumat :27-12-2024.
“Bagai mana tidak jumlah angaran sebesar itu dengan rincian yang menurut kami terlalu mahal bahkan sangat mahal dan seperti mengada ada,dari 50 titik modem yang akan di pasang di satu desa biaya oleh BUMDES sebesar Rp 60 juta. Jadi harga satuan modem berikut yang lainnya terhitung Rp.1.200.000, ini sangat tidak masuk akal dari mana hitungan Tak mendasar seperti ini. Ucap Nuryahman, selaku ketua DPC-PPWI Pandeglang
“Apa mungkin dana desa hanya membiayai Perusahaan internet atau Internet Service Provider (ISP) PT.BGS dengan dalih perjanjian kesepakatan kedua belah pihak antara pihak perusahan internet dengan badan usaha milik desa (BUMDES), terang Nuryahman
“Pertanyaan nya kenapa bidang usaha BUMDES seragam jualan internet di masing masing desa se kabupaten Pandeglang pada umunya,Apakah ada Inisiatif tindakan awal atau prakarsa yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk memulai atau mempromosikan suatu kegiatan atau proyek di Inisiator orang yang memulai atau melakukan sesuatu, atau yang memiliki inisiatif, ini sangat perlu dikawal oleh semua pihak bukan hanya dinas terkait saja (pemerintah) tetapi harus oleh semua lapisan masarakat LSM, aktifis dan wartawan. Karena proyek ini mengunakan uang negara (Dana Desa)
“Sebelumya dinyatakan salah satu direktur Bumdesa di kecamatan Cikeusik ia mengatakan seharusnya badan usaha BUMDES di masing masing desa harus proaktif,Melihat potensi di masing masing desa tidak diharuskan seragam seperti ini. Ucap ES Selaku Dirut BUMDES
Apalagi menurut saya dengan angaran yang cukup besar tidak sesuai lah karena yang saya tau Masyarkat pasang secara mandiri saja 1 titik hanya dipinta biaya 150.000 itupun sudah lengkap siap pakai. Ungkap nya
“Terus dengan angaran 60 juta dapat apa saja BUMDes. Selain 50 titik lokasi modem yang akan dipasang apa lagi yang akan diterima BUMDES selaku pihak ke kedua di program jualan internet ini. Jelasnya.
Yusril Mahendra.

