
Global Rise TV (Bangka Tengah) -Kepala Desa Batu Beriga, diduga melakukan praktik Tukar Guling Lahan Desa pada tahun 2019 dengan salah satu pengusaha asal Kecamatan Koba bernama Tamron alias Aon yang peruntukannya akan digunakan untuk usaha tambak udang di Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah. Rabu (25/2/2026).
Dari keterangan sumber internal yang dipercaya, menyebutkan jika oknum Kades Batu Beriga Abdul Gani diduga telah melakukan praktik tukar guling lahan desa dengan pengusaha yang bernama Tamron alias Aon berupa satu unit mobil mini bus. Praktik tukar guling yang dilakukan pada tahun 2019 silam itu kabarnya akan digunakan untuk kepentingan pembukaan usaha tambak udang milik Tamron alias Aon pada tahun 2019 silam.
Sumber juga menyebutkan jika pihak Pemerintah Desa Batu Beriga tidak memegang surat Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor atas mobil mini bus yang kondisinya saat ini dalam keadaan rusak dan terbengkalai. Sedangkan usaha tambak udang milik Aon, saat ini sudah disita oleh pihak Kejagung akibat tersandung kasus tindak pidana korupsi 271 T.
“Sepengetahuan saya waktu itu pak, lahan itu sebagian milik warga’ terjadi la jual beli lahan itu sama bos aon,” ucap sumber.
“Dan disebagian lahan itu juga ada milik desa dan juga lahan milik desa itu terjadi La tukar guling yg dilakukan bos aon sama mobil Mini bus.. itu sepengetahuan saya tahun 2019,” terangnya.
“Kalau mobil itu kemaren untuk kepentingan masyarakat desa pak dan mobil itu kemaren bumdes yg mengelola’ sekarang mobil itu terbengkalai pak akibat tidak ada biaya perawatan,” ungkapnya.
“Dan juga lahan tambak itu sekarang sudah disita oleh pihak kejagung’ pLang kejagung terpampang di depan lahan tambak itu Pak,” tambahnya.
Oknum Kades tersebut terancam sanksi bahkan pidana terkait dugaan pelanggaran yang ia lakukan dengan melakukan tukar guling lahan desa dengan mobil, yang secara substantif sangat dilarang. Jika mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan, tukar guling hanya dapat dilakukan dengan barang yang nilai dan harganya seimbang atau lebih tinggi bukan dengan barang bergerak seperti mobil.
Sementara itu Abdul Gani, yang saat ini masih menjabat selaku Kepala Desa Batu Beriga saat dikonfirmasi oleh media ini, terkait dugaan praktik tukar guling yang terjadi pada tahun 2019, hingga berita ini tayang, belum memberikan konfirmasi resmi dan terus membungkam.
Saat ini warga masyarakat dan beberapa tokoh masyarakat Desa Beriga meminta kepada pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, mendesak Kejari Koba untuk mengusut tuntas kasus tukar guling lahan yang merupakan aset Desa Batu Beriga dan ikut disita pihak Kejagung bersama bagunan tambak udang , milik Tamron alias Aon.
“ Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Kejari Koba segera mengusut kasus tukar guling lahan Desa Batu Beriga yang saat ini ikut tersita, oleh Kejagung,” ujar salah satu Tokoh Masyarakat Desa Batu Beriga.
Terkait permasalahan tukar guling lahan desa dengan mobil mini bus yang melibatkan ini upaya konfirmasi ke pihak Bupati Pemkab Bangka Tengah dan Kejari Koba, sedang di lakukan.
GlobalRiseTV :
Mega Lestari ✍️

