
Global Rise TV (Pandeglang) –
Dinas pendidikan pandeglang diduga bekukan uang anggaran relokasi gedung sekolah SDN Cijakan 2 yang sudah jelas lahanya sudah di persiapkan,anggaran nya pun diduga sudah di turunkan, dan anggaran tersebut belum jelas juga keluarnya apa dari PT Sino atau dari kementrian Pendidikan tau dari dinas pendidikan itu. Semua masih dalam tanda tanya masyarakat dan pihak kalangan LSM atau lebih akrab di sebut lembaga swadaya masyarakat. Anggaran menurut informasi dugaan sebesar Rp. 1,7 Milyar itupun termasuk pembayaran lahan nya, sabtu : 28/09/2024.

Sebut sajah IBU GAYUNG selaku wali murid saat di temui awak media mengungkapkan kekesalan dan keluhan nya selama proyek tol PT SINO di mulai di situlah kami mulai mengantar anak anak kami kesekolah kalau dahulu belum pernah di anter di karna kan nyaman nyaman saja, itupun selama proyek jalan tol berjalan sekitaran kurang lebih 6 bulan disuruh ada kejadian anak sekolah terserempet mobil proyek sapai pada patah kaki dan tangan nya nah dari situ semua wali murid antusias giat mengantar anak nya ke sekolah dan selama jam pelajaran kami para wali murid nunggu sampai jam pelajaran habis dan pulang nya sama orang tua masing masing, kami setiap hari begini dan sudah berjalan kurang lebih 2 tahun kami di siksa antar mengantar anak kami kesekolah, dan yang kami harapkan saat ini ingin segeralan pembikinan sekolah baru di tempat lahan yang sudah di sediakan dan sudah di setujui oleh berbagai intansi pemerintahan maupun masyarakat wali murid dan non wali murid biar kedepanya anak anak kami yang akan datang bisa belajar dengan nyaman bebas dari pulisi debu dan lalu lalang kendaraan proyek maupun kendaraan umum ujarnya.

Di tempat terpisah ada salah satu warga yang ditokohkan di Desa Cijakan saat di wawancara oleh awak media di kediaman nya tidak jauh dari gedung sekolah SDN Cijakan 2 menjelaskan dan sangat mendukung banget dengan di pindahkan nya sekolah ke tempat lokasi yang sudah di tentukan tersebut saya hawatir nya takut ada kejadian yang tidak kami inginkan apalagi ada sapai memakan korban jiwa anak sekolah di akibatkan lalulalang kendaraan proyek dan mobil umum, sebelum ada nya proyek jalan tol serang Panimbang ini kami nyaman nyaman sajah tidak ada keluhan apapun, apalagi yang kami dengar bahwa anggaran alokasi lahan dan bangunan anggaran dana nya kalau tidak kami salah dengar diduga sudah keluar sebesar niley nya ini kalau tidak salah dengar sebesar Rp. 1,7 Meliyar itu di kemanakan itu sudah mutlak hak anak didik Cijakan kami mohon pemeritahan kabupatet patut di priksa yang terlibat di dalam nya itu pungkasnya.
Reporter Yusril Mahendra.

