
Global Rise TV (Bangka Tengah)-8 November 2025. Proyek pembangunan pengaman pantai di Desa Penyak, Kabupaten Bangka Tengah, kini menjadi sorotan publik. Tim Investigasi GlobalRiseTV menemukan dugaan kuat adanya praktik “proyek siluman” dalam pekerjaan senilai Rp25,37 miliar tersebut, yang didanai dari APBN 2025.
Proyek ini dikerjakan oleh PT Mitra Ciasem Raya dengan pengawasan konsultan PT Perancang Adhinusa. Namun, di balik papan proyek yang tampak megah, investigasi di lapangan menemukan banyak kejanggalan yang mengindikasikan pelanggaran serius terhadap standar konstruksi nasional.
“Kami menemukan bukti kuat adanya penggunaan material dengan kualitas rendah, terutama pasir yang diduga tidak memenuhi standar SNI,” ungkap Mega Lestari, jurnalis investigasi GlobalRiseTV yang memimpin liputan.
🔎 Temuan di Lapangan
Di lokasi proyek, tim menemukan kondisi material yang memprihatinkan. Tumpukan pasir dibiarkan terbuka tanpa perlindungan, terpapar panas dan hujan, serta berisiko tercemar oleh kotoran.
Hal ini, menurut para ahli teknik sipil yang dikonsultasikan GlobalRiseTV, dapat mengurangi kualitas campuran beton secara signifikan.
Lebih jauh, investigasi juga mendeteksi indikasi pelanggaran dalam prosedur pengecoran beton. Air yang digunakan diduga tidak melalui proses Advanced Concrete Control Engineering (ACCE) — standar penting untuk menjamin kekuatan dan ketahanan beton.
“Penggunaan air yang tidak memenuhi standar dapat menurunkan kekuatan beton, memperpendek umur struktur, dan meningkatkan risiko keretakan dini,” jelas Mega.
🧱 Sumber Internal Buka Suara
Seorang sumber internal yang terlibat dalam proyek — yang meminta identitasnya dirahasiakan — membenarkan adanya praktik tak wajar di lapangan.
“Yang penting proyek selesai. Soal kualitas, nanti saja,” ujarnya dengan nada getir, mengisyaratkan adanya tekanan agar proyek diselesaikan cepat tanpa memperhatikan mutu.
📊 Temuan GlobalRiseTV dan Potensi Dampaknya
Temuan Potensi Dampak
Penggunaan pasir berkualitas rendah Penurunan daya tahan bangunan, kerusakan dini
Penggunaan air tanpa proses ACCE Retak dini, kegagalan struktur, umur konstruksi pendek
Pengerjaan asal jadi Potensi kegagalan total dan kerugian negara
🧭 Seruan Transparansi dan Penegakan Hukum
GlobalRiseTV mendesak Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung dan aparat pengawas internal pemerintah untuk segera menyelidiki dugaan penyimpangan proyek pengaman pantai Penyak ini.
Publik berharap agar kasus ini diusut secara transparan, akuntabel, dan memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang mengabaikan keselamatan serta kepentingan masyarakat.
Mega Lestari ✍️
Jurnalis Investigasi

