
Global Rise TV (SUKABUMI)– Menanggapi perhatian dan sorotan masyarakat terkait pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, secara resmi membuka klarifikasi lengkap. Penjelasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Girijaya, Ujang Sihab, guna memberikan informasi yang utuh, akurat, dan menghilangkan segala bentuk kesalahpahaman yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam penjelasannya yang mendalam, Ujang Sihab menyoroti dua program utama yang menjadi pusat perhatian publik, yaitu pelaksanaan program ketahanan pangan serta pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, pengelolaan kedua program tersebut berjalan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan hukum, prosedur administrasi, dan Standar Operasional Prosedur yang berlaku.
Terkait anggaran ketahanan pangan yang sempat menjadi pembicaraan warga, Kepala Desa menegaskan dengan tegas bahwa dana tersebut masih tersimpan utuh dan belum digunakan sama sekali. Hal ini bukan tanda kelalaian atau pengabaian, melainkan konsekuensi dari tahapan hukum yang harus dipenuhi secara ketat.
“Perlu kami jelaskan kepada seluruh warga, anggaran untuk ketahanan pangan masih tetap utuh dan tersimpan aman di rekening Badan Usaha Milik Desa. Hal ini disebabkan karena dokumen legalitas dan pengesahan AHU BUMDes dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia baru kami terima pada tahun berjalan. Saat ini kami sedang menjalani seluruh rangkaian proses administrasi, mulai dari pengajuan, verifikasi, hingga uji kelayakan usaha secara mendalam agar saat direalisasikan nanti benar-benar sah, tepat sasaran, dan bermanfaat luas bagi warga,” jelas Ujang Sihab secara rinci.
Pihaknya menegaskan prinsip kerja pemerintah desa tidak ingin terburu-buru dalam membelanjakan uang rakyat tanpa dasar hukum yang kuat dan kajian yang matang, demi menjamin keamanan dan keberlanjutan setiap program pembangunan.
Sementara itu, terkait fasilitas kendaraan pengangkut sampah yang juga menjadi sorotan, Kepala Desa mengungkapkan fakta yang sebenarnya: sarana tersebut telah selesai diadakan dan sudah ada di lingkungan Desa Girijaya, namun belum dapat beroperasi secara penuh karena masih disempurnakan mekanisme pengelolaan dan pembiayaan operasionalnya.
“Satu unit kendaraan operasional pengangkut sampah sudah kami miliki. Namun, kami masih mengerahkan proses musyawarah dan koordinasi dengan dinas terkait untuk menyusun skema biaya operasional serta tata kelola yang baik, karena pos anggaran khusus untuk pemeliharaan belum tersedia secara terencana. Kami berhati-hati agar pengelolaannya tidak menyalahi aturan. Besar harapan kami, dalam waktu dekat kendaraan ini sudah bisa beroperasi melayani kebutuhan kebersihan seluruh wilayah desa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ujang menjelaskan bahwa kedua program tersebut menjadi pusat perhatian karena merupakan perubahan paling signifikan dibandingkan tahun anggaran sebelumnya. Sementara itu, seluruh program pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan pendukung lainnya berjalan lancar sesuai hasil kesepakatan dalam Musyawarah Dusun maupun Musyawarah Desa. Bahkan pengadaan kendaraan pengangkut sampah itu sendiri merupakan aspirasi langsung dari warga yang ditindaklanjuti pemerintah desa demi pemenuhan kebutuhan dasar lingkungan.
Di bagian penutup pernyataannya, Kepala Desa Girijaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan insan pers yang senantiasa menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, kritik dan masukan yang disampaikan secara objektif merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan desa yang sehat.
“Kami sangat berterima kasih atas segala perhatian, masukan, dan pengawasan yang diberikan. Bagi kami, itu adalah energi positif untuk terus berbenah. Seluruh anggaran yang kami kelola adalah amanah besar yang harus kami pertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya, hati-hati, cermat, dan profesional sesuai aturan yang berlaku. Komitmen kami tetap teguh: mengutamakan transparansi, akuntabilitas, serta musyawarah mufakat demi mewujudkan Desa Girijaya yang makin maju, tertib, bersih, dan sejahtera bagi seluruh warganya.”
Global rise tv Sukabumi
Korlip kokab Sukabumi
Bambang Irawan

