
Global Rise TV (SUKABUMI)– Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar terjadi di Jalan Raya Linggamanik, Kecamatan Bantar Gadung, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 29 Juni 2026. Insiden ini melibatkan sebuah dump truk dan truk bak kayu yang melaju dari arah berlawanan, hingga menyebabkan tabrakan adu banteng yang cukup parah.
Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, dump truk tersebut baru saja menyelesaikan perjalanan pengangkutan muatan dari arah Kota Sukabumi menuju kawasan PTB Mariuk, Bagbagan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa sopir dump truk mengalami rasa kantuk dan kelelahan saat berkendara, sehingga kendaraan tiba-tiba melenceng ke jalur kanan yang berlawanan arah.
Pada saat bersamaan, melintas truk bak kayu yang bergerak dari arah Bagbagan menuju Kota Sukabumi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan tidak sempat menghindar, terjadilah benturan keras antar kedua kendaraan tersebut.



Akibat tabrakan itu, bagian depan kedua truk mengalami kerusakan yang sangat parah. Kerusakan paling berat dialami dump truk, dengan perkiraan total kerugian materiil mencapai lebih dari Rp70 juta. Kabin dump truk bahkan terlihat ringsek akibat hantaman.
Kondisi ringsek kabin membuat sopir dump truk sempat terjepit dan tidak dapat keluar dari kendaraannya. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera bergerak cepat memberikan pertolongan awal dan membantu proses evakuasi sebelum petugas terkait tiba di tempat.
“Kondisinya cukup parah, sopir dump truk sempat terjepit di dalam kabin yang penyok. Dugaan kami sementara memang sopir mengantuk, karena ia baru saja pulang membawa muatan dari arah kota,” jelas salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Jalan Raya Linggamanik sempat mengalami penyempitan dan tersendat. Hal ini disebabkan oleh badan jalan yang dipenuhi serpihan bekas tabrakan serta proses evakuasi kedua kendaraan yang memakan waktu.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penyelidikan awal, penyebab pasti kecelakaan, maupun kondisi kesehatan terkini para korban yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara masih mengarah pada faktor kelelahan dan rasa kantuk pengemudi sebagai pemicu utama kendaraan keluar jalur hingga menabrak kendaraan dari arah berlawanan.
Diterbitkan: Senin, 29 Juni 2026
Sumber: Keterangan warga dan pantauan di lokasi kejadian
Liputan global rise tv sukabumi
Bambang Irawan

