Pelatihan empat dapur Sppg, Keamanan makanan siap saji Dan Penjamah Pangan

Global Rise TV (Serang) -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji dan Penjamah Pangan yang diikuti empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terdiri dari tiga SPPG di Kecamatan Pamarayan dan satu SPPG di Kecamatan Bandung.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pamarayan, Sabtu (20/6/2026), dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, UPT Puskesmas Pamarayan, UPT Puskesmas Bandung, kepala SPPG dari masing-masing wilayah, relawan SPPG, serta tamu undangan lainnya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan seluruh proses pengolahan makanan dilakukan sesuai standar kesehatan, keamanan pangan, serta prinsip higiene dan sanitasi.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, H. Maman Karyuman, S.Kep, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut menjadi salah satu syarat wajib bagi dapur MBG untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Pelatihan keamanan pangan siap saji dan penjamah pangan ini diperuntukkan bagi dapur-dapur MBG yang berada di wilayah Kecamatan Pamarayan dan Kecamatan Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu syarat wajib untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa tahapan yang harus dipenuhi dalam proses penerbitan SLHS, di antaranya:

Pelatihan bagi penjamah pangan.
Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL).
Pengambilan sampel air dan makanan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Pemeriksaan kesehatan bagi para penjamah makanan.
Menurutnya, para penjamah makanan harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai tata cara pengolahan makanan yang aman, sehat, dan bergizi agar makanan yang disajikan kepada penerima manfaat Program MBG memenuhi standar keamanan pangan.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memastikan para penjamah makanan memahami prinsip higiene dan sanitasi pangan, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian. Dengan demikian, makanan yang diberikan kepada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar aman, sehat, dan bergizi,” jelasnya.

Sementara itu, Sapriyadi, S.M., menambahkan bahwa pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan makanan dalam Program MBG sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Harapannya, kualitas pelayanan makanan dalam Program MBG semakin baik sehingga para penerima manfaat memperoleh asupan yang sehat dan bergizi. Hal ini tentu akan berdampak positif dalam mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat, unggul, dan cerdas,” pungkasnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh dapur MBG di Kabupaten Serang dapat memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan, sehingga program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Rep ude , kz

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles