Akses Terputus, Warga Ciemas Desak Perbaikan Jalan Rusak dan Jembatan Ambruk

Global Rise TV
(SUKABUMI) — Warga Kampung Bojong Genteng RT 01 RW 02, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan kabupaten yang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan agar aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu.

Kerusakan jalan tersebut dinilai menghambat berbagai kegiatan warga, mulai dari akses transportasi, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat.

Selain jalan rusak, warga juga mengeluhkan kondisi jembatan penghubung di wilayah tersebut yang dilaporkan ambruk akibat faktor usia serta tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir. Padahal, jembatan itu merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat antarwilayah.

Akibat ambruknya jembatan, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan memerlukan waktu tempuh lebih lama. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas perekonomian masyarakat dan pelayanan kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya itu, jalan yang rusak juga dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan. Permukaan jalan yang licin dan berlubang berpotensi memicu kecelakaan bagi pengendara roda dua maupun roda empat.

Ketua RT 001/002 Kampung Bojong Genteng, Ujang Supyani, mengatakan masyarakat sangat berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk memperbaiki akses jalan dan membangun kembali jembatan yang ambruk.

“Kami sangat berharap ada penanganan cepat dari pihak pemerintah agar akses ini bisa kembali digunakan masyarakat,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat guna memulihkan akses transportasi masyarakat agar kembali aman, nyaman, dan lancar digunakan.

Menurut warga, keberadaan jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar aktivitas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Abdul Mustopa/Ujang Supyani

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles