
Global Rise TV (Lebak)-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan Rasulullah Nabi Muhammad SAW. sebagai pembawa ajaran agama Islam.

Melalui peringatan maulid Nabi, bisa disimpulkan bahwa Maulid Nabi memiliki banyak hikmah, seperti mendorong membaca sholawat, ungkapan kegembiraan, rasa syukur, mengajarkan kedermawanan, keadilan, meneguhkan rasa cinta kepada Rasulullah, meneladani perilaku baik Rasulullah, dan melestarikan ajaran Rasulullah.

Peringatan maulid nabi besar muhammad SAW. di MUSHOLA NURUL HIDAYAH kampung harapan Baru rt 24/06 desa Muara,kecamatan wanasalam, kabupaten lebak banten.
Antusias warga terlihat dari beragam kegiatan yang kental dengan kebersamaan serta kekompakan bukti nyata cintanya kepada Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.minggu 29/09/2024.

Acara yang di awali dengan pawai bersama dan di lanjutkan malam hari.
Beragam acara di gelar dari mulai penampilan HADROH putera putri Ponpes AL. IQBAL kp Harapan baru,yang di asuh oleh pimpinan ponpes Ustad IQBALUDIN AL. KODIRI.
lantunan ayat suci alquran,oleh qori 1.Qoffaludin ( putera daerah ponpes AL. IQBAL )
Qori ke 2. Ustad SURDI dari kabupaten lebak dan santunan anak yatim piatu.
Tabligh akbar Dengan penceramah” Kiyai H. Jajuli ,dari kabupaten pandeglang.
SANUDIN selaku ketua PHBI sekaligus tokoh Masyarakat kp harapan baru dalam wawancaranya”maksud dan tujuan di gelarnya acara maulid nabi besar muhammad saw.
Sebagai rasa kecintaan kami umatnya kepada Rasulullah, sebagai sosok yang mulia penyebar agama islam.

Lanjut sanudin”acara ini juga untuk meningkatkan kesemangatan, akhlaq dan budi pekerti agar selalu semangat menjalani kehidupan
Paling utama mencontoh akhlaq Rasulullah.ujarnya

Kiyai Wandi DKM Mushola NURUL HIDAYAH menambahkan”alhamdulillah antusias masyarakat kampung harapan baru dan sekitarnya luar biasa, tokoh agama,tokoh masyarakat dan pemuda begitu semangat guna terselenggaranya acara maulidan ini, bahkan semua yang di rencanakan penggalangan dana dan donatur Alhamdulillah tercapai. Pungkasnya.
Koresponden :Asep yudha

