
Global Rise TV (Bangka Sungailiat) -Fery Insani,
saat menemui perwakilan pihak perusahaan di rumah dinas, Bupati Bangka Fery Insani, menekankan pentingnya Sinergi antara, pemerintah Daerah (Pemda) dan pelaku usaha dalam mengatasi persoalan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangka,
Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bersama sejumlah pimpinan perusahaan dan anggota dewan setempat, di rumah dinas Bupati Bangka Rabu, (13/05/2026)
Fery menyoroti banyak masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, bahkan untuk kebutuhan dasar seperti membayar iuran (BPJS), Kesehatan dan perlengkapan sekolah anak,
Apalagi dirinya mengusulkan sebuah Mekanisme kontribusi, yang Menyasar langsung pada kebutuhan riil Masyarakat. salah satu ide yang di, lemparkan adalah pengenaan sumbangan, sukarela Melalui nilai komoditas, seperti tandan Buah Segar (TBS) sawit,
“Jika dikenakan Rp.5 rupiah saja dari (TBS) saya paham betul berapa banyak (TBS) kita. Nilai yang Mungkin kecil, bagi perusahaan ini akan kita kumpulkan untuk membayar iuran (BPJS) Masyarakat kurang Mampu desil (1) sampai (5) di sekitar perkebunan”, Bebernya,
Dia juga menambahkan pola ini bisa dilakukan, Melalui dua cara, pertama, disetorkan ke Pemda sebagai dana, pihak ketiga yang dikelola transparan atau perusahaan, langsung membayarkan iuran Berdasarkan daftar nama, Masyarakat yang di sediakan Pemerintah,
Selain itu, mantan kepala Bapeda Provinsi Babel, ini mengkritisi pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini dinilai belum, Menyentuh persoalan fundamental di desa-desa,
“Sumbangan itu boleh ke Masyarakat, yang tidak Boleh itu ke, pejabat, kami di Pemda, mulai dari Kades, Camat, hingga Bupati, memikul tanggung jawab agar investasi kalian, nyaman, tapi Masyarakat juga harus merasakan manfaatnya”, Tegasnya,
Selanjutnya, perusahaan diminta lebih peka terhadap, kondisi tetangga terdekatnya, agar tercipta iklim usaha yang kondusif dan harmonis, sumbangan harus memiliki dasar aturan, yang jelas dan tidak boleh bersifat pungutan Liar,
“Melalui langkah ini, Pemda Bangka, berharap perusahaan tidak hanya Mengejar profit, tetapi juga menjadi, Bagian dari solusi dalam Menurunkan, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bangka, Pungkasnya (Imron)

