
Belasan Tungku Diduga Aktif di Gudang Arak Air Duren Pemali — Nama “Bos Afo” Disorot, Kapolres Bangka Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih.
Global Rise TV (Pemali Bangka) – Selasa ,
24 Februari 2026.
Suasana Ramadan yang seharusnya dipenuhi ketenangan justru terusik oleh aroma menyengat yang tercium kuat dari sebuah gudang di wilayah Air Duren, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Aktivitas di lokasi tersebut diduga berkaitan dengan produksi minuman keras tradisional jenis arak yang disebut-sebut masih berlangsung hingga waktu subuh.
Tim investigasi GlobalRiseTV yang turun langsung ke lapangan pada sore hari mendapati bau fermentasi menyengat dari sebuah pondok gudang semi terbuka. Dari pantauan visual, terlihat deretan tungku pembakaran yang diperkirakan berjumlah belasan unit tersusun memanjang. Di dalamnya juga tampak dandang-dandang besar berbahan kayu serta sejumlah drum penampungan dalam jumlah cukup banyak.
Skala peralatan yang terlihat memunculkan dugaan adanya aktivitas produksi dalam kapasitas skala besar. Nama yang beredar di tengah warga terkait gudang / pondok tersebut adalah “Bos Afo”, meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang bersangkutan.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan keresahannya.
“Biasanya aktivitas sampai menjelang subuh. Baunya kuat sekali. Kami resah, apalagi ini bulan Ramadan,” ujarnya.
Legal atau Ilegal? Publik Menunggu Jawaban
Keberadaan belasan tungku aktif di tengah bulan Suci Ramadhan memunculkan pertanyaan serius:
Apakah aktivitas tersebut telah mengantongi izin resmi?
Ataukah berjalan tanpa legalitas?
Jika terbukti memproduksi dan mengedarkan minuman beralkohol tanpa izin, aktivitas tersebut berpotensi melanggar Pasal 300 KUHP, Pasal 204 KUHP, serta peraturan daerah tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol.
Ujian Ketegasan Aparat
Kondisi ini kini menjadi sorotan publik. Warga meminta Kapolres Bangka segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran hukum.
Penegakan hukum yang adil dan tanpa tebang pilih menjadi harapan masyarakat. Terlebih dugaan aktivitas tersebut berlangsung di bulan suci Ramadhan, yang secara sosial dan moral menjadi perhatian luas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut terkait gudang tersebut maupun dari aparat kepolisian.
Publik menunggu langkah nyata — apakah hukum akan ditegakkan secara tegas, atau dugaan ini akan berlalu tanpa kejelasan?
GlobalRiseTV :
Mega Lestari ✍️

