
Global Rise TV (Pandeglang, Banten)— Seorang pria bernama Jupri, warga asal Kota Cirebon, kini menjalani kehidupan serba keterbatasan seorang diri di Kampung Ciundil, Desa Waringin Kurung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Saat ditemui awak media, Jupri mengaku kebingungan untuk kembali ke kampung halamannya di Cirebon. Ia menyebutkan bahwa dirinya sudah tidak memiliki sanak keluarga yang bisa diandalkan, baik di Cirebon maupun di tempat ia tinggal sekarang.Jumat 2/1/2026.
“Saya bingung mau pulang ke Cirebon, sudah tidak punya siapa-siapa. Di sini juga tinggal di gubuk derita ini,” ujar Jupri dengan nada lirih.
Gubuk sederhana yang ia tempati saat ini diketahui dibangun secara swadaya oleh warga setempat sebagai bentuk kepedulian. Namun, kondisi tempat tinggal tersebut jauh dari kata layak. Atap bocor, dinding rapuh, dan minim perlindungan dari cuaca.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Jupri mengandalkan pekerjaan serabutan. Ia bekerja jika ada warga yang memanggil atau membutuhkan tenaganya. Namun, penghasilan yang ia dapatkan tidak menentu.
“Kadang ada yang nyuruh kerja, kadang tidak ada. Sehari-hari kadang makan, kadang juga
tidak,” tuturnya.
Kisah Jupri mencerminkan masih adanya warga negara yang hidup dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera turun tangan memberikan bantuan sosial, akses pekerjaan, atau solusi pemulangan ke daerah asal jika memungkinkan.
Kepedulian dan langkah nyata dari pemerintah sangat dibutuhkan agar Jupri dapat menjalani hidup yang lebih layak dan manusiawi, sesuai dengan hak setiap warga negara.
Laporan:Mansur.

