Global Rise TV (Pandeglang, Banten)— Selasa, 4 November 2025. Kondisi memprihatinkan rumah milik pasangan hendi dan Asih warga Desa Tangkil Sari, RT 004 RW 003, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akhirnya mendapat perhatian publik setelah viral di berbagai media online.
Rumah sederhana yang mereka tempati jauh dari kata layak. Berdinding bilik bambu dan berlantai tanah, kondisi bangunan tampak rapuh dan memprihatinkan. Saat ditemui awak media, hendi mengaku selama ini tidak pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah, baik berupa bantuan sosial maupun program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
“Kami belum pernah menerima bantuan dari pemerintah. Rumah ini sudah lama rusak, tapi tidak pernah ada yang datang meninjau,” ungkap hendi dengan nada lirih.
Namun setelah kisah mereka ramai diberitakan dan menyebar di media sosial, pihak Kecamatan Cimanggu langsung meninjau lokasi. Rombongan kecamatan dipimpin oleh Camat Cimanggu, Ibu Encun Sunayah, SKM, MM, bersama Staf Kesra A.M. Sudrajat serta tka ska Juhaenah.
Menurut pengakuan Hendi, setelah kunjungan tersebut, dirinya menerima sedikit bantuan uang tunai dari pihak kecamatan.
Setelah rombongan kecamatan meninggalkan lokasi, rumah hendi kembali didatangi oleh Relawan Banten Peduli yang dipimpin oleh Bang Rio 89,5, didampingi dua jurnalis dari Exspos TV, Edi Junaedi, serta kru dari Global Rise TV. Mereka datang untuk melihat langsung kondisi rumah dan memberikan dukungan moral.
Relawan berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti kondisi tersebut melalui program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), agar warga miskin di pelosok Pandeglang bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak.
“Kami harap ini bukan hanya viral sesaat. Pemerintah harus turun tangan membantu warga seperti Pak hendi,” ujar salah satu relawan di lokasi.
Kisah keluarga hendi menjadi potret nyata bahwa masih banyak warga di Kabupaten Pandeglang yang hidup di bawah garis kesejahteraan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah agar dapat hidup lebih layak.