
Global Rise TV (Jakarta) -Homepage Nasional Pemkab Bangka Terima penghargaan SEAMEO-REFCON AWARD 2025, sebagai daerah terbaik dalam tata kelola Stunting Berbasis Pendidikan Anak usia dini pemkab Bangka, terima penghargaan SEAMEO REFCON AWARD 2025, Sebagai Daerah Terbaik Dalam Tata Kelola Stunting Berbasis Pendidikan Anak usia Dini, September 2025 Nasional (52) Views, Kamis (20/09/2025)
Pemkab Bangka, kembali menerima penghargaan bergengsi atas keberhasilan pembangunan daerah Penghargaan yang diterima kali ini adalah penghargaan sebagai daerah terbaik di Indonesia dalam tata kelola Stunting terintegrasi pendidikan anak usia dini. atas kinerja ini, Pj. Bupati Bangka, yang diwakili oleh kepala Bappeda, menerima penghargaan SEAMEO-REFCON AWARD 2025 yang diberikan langsung oleh Direktur SEAMEO-RECFON, Dr. dr. Herqutanto, MPH, MARS, Sp. (KKLP) dalam acara Governing Board Meeting SEAMEO RECFON ke-14, yang mengusung tema “SEAMEO-RECFON Outstanding Schools and Partners Appreciation 2025, Celebrating NGTS & ECCNE Programs’ Achievements in Optimal Nutrition for Quality Human Resources” dan dilaksanakan pada tanggal (24) September 2025 di Hotel Morrisey, Jakarta,
Dalam acara yang dihadiri dan disaksikan oleh (11) Negara wali amanat yang berasal kementrian pendidikan se Asia Tenggara, juga disertai dengan peluncuran buku Best practice pelaksanaan “early childhood care, nutrition and education”, dimana Kabupaten Bangka, bersama (5), kabupaten lainnya terpilih sebagai Best practice di Indonesia,
Pj. Bupati Bangka, Jantani Ali, menyatakan bahwa penghargaan SEAMEO-REFCON Award adalah penghargaan yang diberikan oleh Southeast Asian Ministers of, Education Organization-Regional Centre for Food and Nutrition atau Organisasi, Kementrian Pendidikan se Asia Tenggara untuk keberhasilan daerah dalam penurunan Stunting melalui implementasi Program Anakku Sehat dan Cerdas di Indonesia, Atas keberhasilan ini Jantani Ali, memberikan apresiasi dan penghargaan luar biasa kepada semua Stakeholder stunting atas penghargaan yang diterima, Kami dedikasikan, penghargaan ini kepada semua komponen hexahelix yang telah saling sinergi dan konvergentif dalam pengelolaan Stunting berbasis, pendidikan usia dini”, ujar Jantani,
Jantani Ali, juga menyatakan bahwa komitmen, penurunan Stunting merupakan terapan Peraturan Bupati Bangka, tentang Rencana Aksi daerah penurunan, Stunting. Kami berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Bangka, zero stunting dan memastikan bahwa pada era Bonus demografi nantinya, (SDM) generasi penerus di kabupaten Bangka, lebih berkualitas dan berintegritas serta memiliki daya saing,
Pj. Sekda Bangka, Thony Marza, menyatakan bahwa pengelolaan Stunting berbasis, pendidikan usia dini dilakukan melalui konvergensi hulu-hilir, mulai dari, pengelolaan kelembagaan, pengelolaan Advokasi, pengelolaan pernikahan, pengelolaan kehamilan, pengelolaan pengasuhan, pengelolaan sanitasi, dan pengelolaan inovasi dengan menerapkan pendekatan hexhelix melibatkan enam pilar yaitu pemerintah, pelaku usaha, perbankan, Masyarakat, perguruan tinggi, dan media massa. Program berbasis hexahelix ini Bermitra dan mendapatkan dukungan kuat dari Poltek kesehatan, Pangkalpinanh serta berkolaborasi dengan Bank, Sumsel Babel, Sungailiat, Forum (CSR), Media Massa dan Komunitas Masyarakat,
Kepala Bappeda, Pan Budi Marwoto, menyatakan bahwa Pemkab Bangka, mendapatkan SEAMEO-REFCON Award untuk kategori “Agung” atau kategori penghargaan, tertinggi di Indonesia, dalam hirarkinya, secara Berjenjang, kategori penghargaan dimulai Pratama-Madya-Utama-Paripurna dan Agung, selain Bangka, Kabupaten, Brebes, Lombok Timur dan Tanjung Jabung Timur juga mendapatkan penghargaan kategori “Agung”. SEAMEO-REFCON menilai ke empat kabupaten tersebut Berhasil mencapai, kinerja maksimal dalam tatakelola stunting terintegrasi dengan Early Childhood Care, Nutrition, and Education (ECCNE) yang ditandai dengan setidaknya (3) keberhasilan, yaitu keberhasilan kebijakan dan penganggaran terintegrasi dengan aksi konvergensi Stunting, keberhasilan seluruh lembaga (PAUD), melaksanakan kegiatan penguatan layanan PAUD-HI da, Pungkasnya (Imron)

