MAHASISWA KKNT IPB UNIVERSITY DESA KUTAMUKTI WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH LEWAT PROGRAM “KUTAMUKTI CERDAS MENGOLAH SAMPAH

Global Rise TV (Karawang)+Mahasiswa KKNT IPB Bersama Warga  Bangun Insinerator dan Plang Edukasi untuk Atasi Masalah Sampah.

Sampah kerap menjadi persoalan pelik di berbagai daerah, termasuk di Desa Kutamukti yang hingga kini belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Menumpuknya sampah rumah tangga non-organik dan sampah sulit terurai seringkali menjadi pemandangan sehari-hari, yang jika dibiarkan dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah bertugas di Desa Kutamukti menggagas program unggulan bertajuk “Kutamukti Cerdas Mengolah Sampah”. Program ini menggabungkan edukasi, inovasi teknologi ramah lingkungan, dan partisipasi aktif warga untuk menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Edukasi Lingkungan Lewat Plang Informasi Sampah

Pada tanggal 5 Juli 2025, salah[a] satu terobosan yang dilakukan mahasiswa KKNT IPB adalah pemasangan Plang Edukasi Sampah di dua titik strategis, yaitu di perbatasan desa RW 001 dan RW 004. Plang tersebut memuat informasi visual dan teks mengenai jenis-jenis sampah serta estimasi waktu yang dibutuhkan sampah untuk terurai di alam.

Desain plang dibuat sederhana, jelas, dan mudah dipahami, terutama untuk anak-anak sekolah dan masyarakat umum. Plang ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya memilah sampah dengan memanfaatkan bahasa yang komunikatif serta ilustrasi menarik.

“Kadang kita tidak sadar bahwa sampah plastik yang kita buang hari ini bisa bertahan ratusan tahun di tanah. Plang ini menjadi pengingat visual yang efektif bagi warga” ujar Mabes yaitu salah satu mahasiswa KKN yang terlibat dalam perancangannya.

Insinerator Ramah Lingkungan Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah

Program Kutamukti Cerdas Mengolah Sampah juga menghadirkan inovasi teknologi melalui pembuatan insinerator sederhana ramah lingkungan. Insenerator ini di rakit pada tanggal 10 dan 11 Juli 2025. Insinerator ini dirancang untuk membakar sampah non-organik dan sampah sulit terurai dengan sistem pembakaran minim asap, sehingga mengurangi dampak polusi udara.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 25 peserta, terdiri dari perwakilan ketua RT dan RW, karang taruna, ibu-ibu PKK, dan perangkat desa. Penyuluhan membahas jenis-jenis sampah, bahaya pembakaran terbuka, hingga cara penggunaan dan perawatan insinerator.

Setelah melalui sesi teori, peserta bersama tim KKNT IPB langsung mempraktikkan penggunaan insinerator. Satu unit berhasil dirakit dan ditempatkan di belakang kantor desa, yang nantinya akan menjadi fasilitas bersama untuk mengelola sampah secara kolektif.

“Kami sangat terbantu dengan adanya insinerator ini. Selama ini, sampah yang sulit diolah hanya dibakar begitu saja, asapnya mengganggu dan baunya menyengat. Sekarang, prosesnya lebih aman dan tidak terlalu berasap” ungkap salah satu warga peserta kegiatan.

Rangkaian program “Kutamukti Cerdas Mengolah Sampah” di Desa Kutamukti kini memiliki solusi awal untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah, meski masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Langkah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan nyata bagi lingkungan. Program ini sekaligus mengingatkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari komitmen bersama demi masa depan yang lebih hijau dan sehat. (red)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Stay Connected" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

Latest Articles